58 Pjs Kades Resmi Dilantik, Pesan Bupati SSM: Sangadi Jangan Pernah Menutup Pintu Rumah Untuk Rakyat  

58 Pjs Kades Resmi Dilantik, Pesan Bupati SSM: Sangadi Jangan Pernah Menutup Pintu Rumah Untuk Rakyat  
Bupati SSM melantik 58 ASN jadi Penjabat Sangadi atau Kepala Desa.

BOLTIM, DivaNews.co – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto melantik langsung 58 Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi (Kepala Desa) bertempat di halaman kantor bupati. Rabu, (21/12/2022).

Pengangkatan 58 Kepala Desa (Kades) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ini menggantikan Kepala Desa periode 2017-2022 berakhir.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada Penjabat Sangadi dari 58 Desa baru selesai dilantik.

“Dalam peraturan Kementerian bahwa tidak boleh ada kekosongan satu hari pun untuk Pemimpin di desa sehingga kami dengan segera melakukan pengisian dan melantik bapak dan ibu penjabat sangadi guna untuk memenuhi kebutuhan dalam pelayanan kepada masyarakat di Desa,” jelas Bupati Sam Sachrul.

Baca Juga :   Suburkan Rasa Nasionalisme Tingkatkan Kepedulian Menolong Yang Membutuhkan, Pesan Bupati Boltim di Hari Pahlawan

Dikatakannya, Jabatan Pjs sangadi yang di berikan merupakan tugas tambahan yang sangat berat karena sangat banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan di Desa. Mulai dari Administrasi Desa.

“Namun saya yakin dan percaya para Sangadi mampu melaksanakan itu karena latar belakang bapak dan ibu sebagai ASN sehingga hal itu yang meyakini saya bahwa di tangan kalian rencana sukses pemilihan kepala desa akan terlaksana dengan baik, dan In Syaa Allah kita akan laksnakan secepat mungkin,” kata Sam Sachrul Mamonto.

Papa Icat akrab disapa Bupati ini menjelaskan beberapa poin penting dalam menjalankan tugas di dalam desa.

“Tugas sebagai sangadi adalah melaksanakan penyelenggara pemerintah didalam desa, selain itu adalah mengangkat pembantu sangadi atau aparat desa, kemudian mengangkat dan memberhentikan aparat desa, tugas berikutnya yakni full mengelola penuh hak keuangan di desa masing-masing,” jelas Papa Icat.

Baca Juga :   BSG Tutuyan Peduli Banjir, Berbagi Dengan Warga Motongkat Utara

“Namun di balik kewenangan dalam tugas yang saya berikan ini harus kembali secara baik dan benar-benar tanggungjawab. Walaupun kewenangan mengangkat dan memberhentikan aparat desa sekarang ada ditangan kalian, tapi juga sewenang-wenang. Artinya, tidak boleh memberhentikan aparat desa karena di dasari ketidak sukaan secara pribadi akan tetapi harus profesional karena kalian berlatarbelakang seorang Abdi Negara atau PNS, kalau mereka bisa bekerjasama dengan kita dalam pelayanan pemerintahan desa maka patut untuk di pertahankan tetapi bila tidak bisa bekerjasama dengan tugas-tugas Sangadi silahkan untuk diganti karena itu kewenangan kalian sebagai Sangadi. tapi sekali lagi harus professional dan adil dalam mengambil sikap,” terang Bupati Sachrul.

Bupati memberikan gambaran tentang tugas pelayan masyartakat sangat berbeda dengan tugas yang di emban bapak dan ibu pada keseharian.

Baca Juga :   Pangdam XIII/Merdeka Kagum Melihat Potensi Wisata Boltim

“Tugas melayani rakyat adalah tugas yang sangat berat sekalipun sudah bersikap seadil-adilnya tetap mereka menganggap kalian tidak adil, maka dibutuhkan kebesaran jiwa, ketika itu ada kritikan dari masyarakat jangan jadikan itu sebuah ketidak sukaan namun jadikan kritikan itu untuk membangun bapak dan ibu,” terangnya.

“Saya menegaskan kepada Sangadi jangan pernah menutup pintu rumah untuk rakyat. Kalau ada sangadi yang menutup pintu rumahnya untuk rakyat maka saya juga akan menutup pintu hati saya untuk dia (Sangadi, red),” tegas Bupati pilihan rakyat boltim.

Sembari menyampaikan selamat sekaligus pesan kepada sangadi penjabat.

“Selamat melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan ini semoga setelah bapak dan ibu melaksanakan tugas di desa masing-masing dengan kalian akan kembali ke kantor ini dengan wajah penuh ceria bukan wajah yang tertunduk karena meninggalkan masalah di dalam desa,” tandasnya.

(redmandnc)

Pos terkait