Bupati Sachrul Mamonto Siapkan PJs Untuk 64 Desa di Boltim

Bupati Sachrul Mamonto Siapkan PJs Untuk 64 Desa di Boltim
bupati sam sachrul mamonto.

BOLTIM, DivaNews.co – Sebanyak 64 Sangadi atau Kepala Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) segera berakhir pada bulan Desember 2022 ini. Untuk mengantisipasi kekesongan di 64 desa tersebut dari Boltim Sam Sachrul Mamonto akan mempersiapkan sejumlah Penjabat Sementara (PJs) Sangadi.

“Untuk mengisi kekosongan tersebut, saya telah menyiapkan pejabat sementara yang berasal dari Abdi Sipil Negara (ASN), “ kata Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, di apel kerja dengan seluruh sangadi di Boltim baru-baru ini.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Sangadi Modayag Dua di Lantik

Bupati menjelaskan, tugas dari para Pjs Sangadi ini untuk mempersiapkan pelaksanaan pilsang sampai dengan terpilihnya sangadi definitif.

“Pilsangnya kita gelar sekitaran bulan Maret 2023 atau tahun depan, tapi sambil menunggu tahapan pilsang kita tugaskan Pjs dulu di desa tersebut,” jelas bupati.

Bupati SSM juga mengatakan, bagi warga Bolaang Mongondow Timur yang ingin maju pada pilsang nanti silakan. Sebagai bupati ia tidak akan ikut campur atau mengintervensi masalah pilsang.

“Siapa yang ingin maju silakan. Yang mendukung saya dan tidak menudukung saya waktu pilkada lalu silakan daftarkan diri karena saya tidak akan mencoret nama tersebut, nanti rakyat yang memilih, sebab rezeki itu sudah diatur oleh Allah SWT,” ujar bupati.

Baca Juga :   Kepala BPK RI Perwakil Sulut Kunjungi Boltim, Bupati Sachrul: Ini Kesyukuran Bagi Pemda Boltim

Lanjut bupati, dan bagi para sangadi yang sekarang masih menjabat yang akan kembali mencalonkan diri dalam pilsang, agar terlebih dahulu melunasi Tuntutan Ganti Rugi (TGR) selama masih menjabat. Sebab menurut bupati, tunggakan TGR akan menjadi salah satu persyaratan tambahan bagi para sangadi ketika mencalonkan diri kembali.

“Sebelum mencalonkan diri kembali di pilsang nanti, para sangadi wajib mengembalikan TGR ke kas daerah. Kalau kedapatan masih ada catatan TGR dipastikan yang bersangkutan akan dicoret dari pencalonan. Ini syarat tambahan bagi sangadi yang masih menjabat sekarang ini,” tegas bupati.

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim,  Dr, Ir Jeffry Sonny Warokka, P.hD, mengatakan bahwa agenda pilsang adalah pekerjaan rumah Pemkab Boltim sehingga mereka harus menyiapkan anggaran.

Baca Juga :   Bupati Boltim Sachrul Mamonto Tuai Pujian Masyarakat Modayag

Menurut dia, anggaran tersebut sangat rasional. Ia mencontohkan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Kabupaten Minahasa beberapa waktu lalu yang mengalokasikan anggaran setiap desa sebesar Rp25 juta.

“Gambarannya seperti di Minahasa. Saya koordinasi dengan Sekda Minahasa, katanya anggaran pilhut sekitar 25 juta per desa. Untuk Boltim kemungkinan bisa saja Rp20 juta sampai Rp25 juta,” kata Sekda.

(redaksi/*)

Pos terkait