COVID-19 Meningkat Satgas Boltim Gelar Rapat, Semua Pihak Diminta Proaktif

COVID-19 Meningkat Satgas Boltim Gelar Rapat, Semua Pihak Diminta Proaktif

BOLTIM, DivaNews.co – Berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tim Satuan Tugas (Satgas), Penanganan Covid-19 Boltim kembali melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dalam upaya memutus rantai penyebaran covid 19. Senin, (4/01/2021).

Rapat kerja Satgas Penangan Covid-19 ini adalah rapat yang kedua sejak Boltim menjadi “Zona Merah”, setelah pada tanggal 28 Desember 2020 dilaksanakan rapat dalam rangka koordinasi tim yang tergabung dalam Satgas Penangan Covid 19 Kabupaten Boltim yang di pimpin langsung oleh Bupati Boltim selaku Ketua Satgas Penangangan Covid 19 Boltim.

Bacaan Lainnya

Sektretaris Daerah Boltim DR. Sonny Warokka, Ph.D menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan sesuai instruksi langsung dari Bupati Sehan Landjar, SH selaku Ketua Sat Gas Penangan Covid 19 Boltim.

Baca Juga :   14 JPT Eselon II B Boltim di Lelang, Ini Nama Instansinya

Rapat yang di hadiri oleh Kapolres Boltim AKBP Irham Khalid, SIK (Wakil Ketua 2) Satgas dan jajaran Polres Boltim, Perwira Penghubung Mayor Inf. Supardi mewakili Dandim 1303 Bolaang Mongondow, Asisten Pemerintahan dan Kesra Priyamos, serta kepala SKPD dan Bagian yang tergabung dalam Satgas.

Sonny Warokka menyampaikan bahwa rapat kerja ini membahas langkah antisipasi  selanjutnya setelah adanya penambahan kasus positif sesuai laporan dari Kadis kesehatan Boltim. Langkah upaya yang paling penting di lakukan adalah terus mengingatkan, menyadarkan masyarakat lewat edukasi, sosialisasi akan bahaya covid. Ini adalah sebagai upaya preventif guna memutus mara rantai penyebaran Covid-19. Kemudian pada akhir Desember telah di bangun 5 Pos penjagaan di perbatasan keluar masuk Boltim. Menjalankan fungsi pos ini juga tidak mudah karena kita memiliki keterbatasan baik personil  SKPD teknis maupun dari personil TNI/Polri, termasuk keterbatasan dana, namun ini harus kita tangani secara konfrehensip karena kita tidak bisa bekerja sendiri sendiri harus sinergi secara tim.

Baca Juga :   Pertemuan Reses, Saniman Akan Tampung Usulan Masyarakat Desa Modayag Induk

Dalam penyampaiannya,  Kapolres Boltim AKBP. Irham Khalid, SIK menyampaikan bahwa rapat ini adalah sebagai tindaklanjut dari rapat lintas sektor yang dilaksanakan pada akhir Desember 2020 lalu terkait dengan bagaimana menanggulangi status zona merah Boltim.

Kapolres menyampaikan juga bahwa telah di hubungi langsung Kapolda Sulut terkait bagaimana menghijaukan zona zona merah di Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara.

“Sehingga yang perlu kita bahas pada rapat koordinasi ini adalah bagaimana upaya meningkatkan penanggulangan covid di Boltim, termasuk penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan penangan covid, seperti tidak memakai masker, atau penggunaan masker tidak sesuai standar, hal hal seperti ini yang kita perlu tegakkan sesuai peraturan yang berlaku”,kata Kapolres.

Baca Juga :   Residivis Ranmor Asal Lolayan di Ringkus Tim Resmob Polres Boltim

Seluruh peserta rapat koordinasi menyampaikan saran berupa solusi secara teknis yang nanti akan di terapkan baik secara tim Satgas atau secara teknis SKPD.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka Pemkab Boltim mulai minggu ini akan menerapkan jam kerja masuk kantor dengan sistem shift, atau bergantian dan jadwalnya akan diatur oleh satuan kerja masing masing. Kemudian Dinas Kesehatan akan melakukan swab masal kepada ASN dan siapa saja selama satu minggu kedepan.

“Semua pihak diminta proaktif untuk mengajak masyarakat mulai dari keluarga atau lingkungan kerja dalam upaya kepatuhan terhadap protokol penangan covid mulai dari jajaran pemerintah daerah sampai pada pemerintah desa dan aparat sebagai ujung tombak pemerintah”,tandasnya.

(Man)

Pos terkait