Dua Aplikasi Diluncurkan, DPMD Boltim Gelar Sosialisasi Pengenalan Kepada Pemdes

Dua Aplikasi Diluncurkan, DPMD Boltim Gelar Sosialisasi Pengenalan Kepada Pemdes
Uyun Pangalima, Kepala DPMD Boltim.

BOLTIM, KabarTotabuan.com – Program aplikasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat yakni aplikasi e-Human Development Worker (e-HDW) dan aplikasi Desa Melawan Covid-19 langsung ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dengan cara sosialisasi pengenalan kepada Pemerintah Desa (Pemdes). Selasa, (23/06/2020).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Boltim Uyun Pangalima menjelaskan, sosialisasi dua aplikasi, yaitu Desa Melawan Covid-19 dan e-HDW di Kantor Dinas PMD Tutuyan, diikuti dua kecamatan masing-masing Tutuyan dan Kotabunan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Ini Besaran Kredit Tanpa Agunan di BSG Cabang Tutuyan Boltim

Pangalima menjelaskan, aplikasi tersebut bisa membantu atau menginformasi kepada masyarakat melalui pemerintah desa lebih khusus operator di desa dalam hal perkembangan informasi dan cara pencegahan serta penanganan Covid-19 serta juga dalam mendeteksi kesehatan masyarakat.

Aplikasi Desa Melawan Covid-19 ini dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan protokol penanganan wabah virus corona baru yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Menurutnya, aplikasi ini akan membantu Relawan Desa Lawan Covid-19 dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitasnya untuk memberikan edukasi dan informasi tentang bahaya virus corona ke masyarakat, serta pengumpulan data secara nyata terkait penyebaran virus dan dampaknya bagi masyarakat yang bisa memudahkan proses pelaporan atas kondisi di desa terkait Covid-19.

Baca Juga :   Narasumber, Hal Penting Ini Disampaikan Bupati Boltim SSM Pada Rapat Konsultasi Publik RP3KP

“Aplikasi Desa Melawan Covid-19 bisa mengakses berbagai materi pencegahan Covid-19 dan membagikannya kepada masyarakat. Nantinya relawan akan mengirimkan laporan mingguan dan bulanan melalui aplikasi Desa Lawan Covid-19 ini. Data-data tersebut selanjutnya dapat diakses oleh pemerintah desa, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk pengambilan kebijakan terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 di daerah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, aplikasi lainnya e-HDW bisa digunakan untuk memastikan layanan intervensi gizi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi wabah COVID-19, layanan kepada keluarga program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) penting untuk tetap dilakukan untuk percepatan penanganan stunting. Aplikasi ini akan membantu para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam memantau dan mendukung peningkatan konvergensi Intervensi Gizi Keluarga di masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :   Jabatan Sangadi Definitif Berakhir, Bupati Boltim Sachrul Mamonto Akan Melantik 58 ASN Jadi Pjs Kades

Menurut Camat Kotabunan Ahmad Alhaed SH.i, pihaknya ikut melibatkan semua desa di Kecamatan Kotabunan untuk mengikuti sosialisasi tersebut meski ada beberapa desa yang dihadiri sekdes.

Menariknya sejumlah Kepala desa (Sangadi) yang ikut menghadiri sosialisasi tersebut menuturkan, dengan adanya aplikasi yang baru ini pihaknya akan menyiapkan dua orang operator khusus di desa.

Sejumlah Sangadi turut memberikan apresiasi kepada Pemkab Boltim dalam keseriusan penanganan Covid-19.

(Man/*)

Pos terkait