Advetorial

Pimpin Apel Awal Tahun, Bupati Boltim Minta ASN Maksimalkan Pembangunan dan Pelayanan di Tahun 2025

2765
×

Pimpin Apel Awal Tahun, Bupati Boltim Minta ASN Maksimalkan Pembangunan dan Pelayanan di Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
bupati pimpin apel kerja awal tahun 2025

BOLTIM, DivaNews.co – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Apel Kerja Perdana Tahun 2025 setelah libur Natal dan Tahun Baru. Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Boltim pada Senin, (06/01/2025) ini dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Sachrul Mamonto menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Boltim agar memaksimalkan perencanaan pembangunan di tahun 2025. Menurutnya, hari pertama kerja harus menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk lebih bersemangat dalam merealisasikan program pembangunan yang telah dirancang pada tahun sebelumnya.

“Hari ini adalah hari pertama kita masuk kerja. Kita harus memaksimalkan segala macam perencanaan yang telah kita susun di tahun 2024 agar pembangunan di Kabupaten Boltim pada 2025 ini dapat berjalan lebih baik dan maksimal,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Empat Tahun Kepemimpinan ‘SERU’ Banyak Membangun

Bupati juga menekankan bahwa para Sangadi (kepala desa) harus tetap fokus pada tugas utama mereka dalam melayani masyarakat tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik.

bupati pimpin apel kerja awal tahun 2025

“Sangadi tidak boleh terpengaruh dengan urusan politik di dalam desa. Mereka punya tanggung jawab menjaga dan melindungi seluruh warganya tanpa membedakan latar belakang politik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya profesionalisme dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam pemerintahan tidak bergantung pada siapa pemimpinnya, tetapi pada kapabilitas dan dedikasi seorang pegawai dalam menjalankan tugasnya.

“Saya sering mengatakan sejak awal saya dilantik sebagai bupati, bahwa orang-orang hebat akan tetap berada di dalam pemerintahan dan tetap mendapat jabatan, siapapun pemimpinnya. Jadi jangan sampai persoalan politik terbawa ke kantor dan mempengaruhi suasana kerja menjadi tidak kondusif,” kata Bupati.

Baca Juga :  Buka Pendidikan dan Latsar, Pesan Bupati Sam Sachrul Kepada Peserta CPNS Boltim

Menurutnya, ketika politik masuk ke dalam lingkungan kerja, maka profesionalisme ASN akan terganggu dan berimbas pada efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk tetap menjaga netralitas dan fokus pada tugas serta tanggung jawab masing-masing.

Bupati juga menekankan bahwa pembangunan harus menjadi landasan utama dalam berpikir dan bekerja bagi setiap ASN dan pemimpin desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Boltim hanya dapat tercapai jika semua pihak memiliki visi yang sama dan bekerja secara profesional.

bupati pimpin apel kerja awal tahun 2025

“Mari kita bangun mindset bahwa pembangunan adalah yang utama. Harusnya itu menjadi cara berpikir kita sebagai warga Timur Totabuan sejati. Jangan sampai kita terpecah oleh politik dan mengesampingkan tugas utama kita,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Sachrul Mamonto mengingatkan kepada seluruh ASN dan aparatur desa untuk tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi mereka. Ia berpesan agar mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab hingga masa pengabdian mereka berakhir secara alami melalui pensiun.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja, DPRD Boltim Pelajari Sukses BLUD ILP Bone Bolango

“Laksanakan tugas kalian, kerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawab kalian sampai di mana Tuhan memberhentikanmu dengan cara pensiun,” pungkasnya.

Apel kerja perdana ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Boltim, para ASN, dan para Sangadi dari seluruh desa di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kehadiran mereka menunjukkan kesiapan untuk kembali bekerja setelah libur panjang dan menjalankan instruksi Bupati dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pembangunan di daerah tersebut.

Dengan arahan yang diberikan dalam apel kerja perdana ini, diharapkan seluruh ASN dan aparatur desa dapat bekerja lebih optimal, profesional, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segala kepentingan pribadi maupun politik.

(Advetorial)