Berita Terkini

Bupati Boltim Sehan Landjar Disematkan Gelar Sebagai “Tule Molantud”

90
×

Bupati Boltim Sehan Landjar Disematkan Gelar Sebagai “Tule Molantud”

Sebarkan artikel ini
Bupati Sehan Landjar,SH di dampingi istri tercinta Ny.Nursiwin Yunus Dunggio, SAP usai penyematan gelar adat.

BOLTIM, KabarTotabuan.com – Bupati Bolaang Mongondow (Boltim) Sehat Landjar, SH disematkan penghargaan gelar adat Bolaang Mongondow Raya “Tule Molantud” yang di artikan sebagai Bintang Yang Tinggi. Acara ini dilangsungkan di rumah jabatan Bupati Desa Togid Kecamatan Tutuyan. Senin, (20/07/2020).

Robi Datumbanua merupakan anggota lembaga adat Boltim mengatakan. Bupati Boltim dua periode ini di nilai adalah pemimpin yang ksatria.

“Beliau adalah ksatria, mampu mengatasi berbagai rintangan dan hambatan serta dapat menyelesaikan berbagai permasalahan, mampu merangkul melindungi dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat serta dapat menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang di alami oleh masyarakat, kemudian mampu memajukan dan membangun daerah di berbagai bidang serta dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat, dan bisa membuat masyarakat merasa betah dan senang ketika sedang bersamanya karena tutur kata dan perbuatannya yang menyejukan dan menyenangkan,” jelasnya dengan bahasa indonesia.

Baca Juga :  Konferensi PWI Boltim ke-IV, Pemda Apresiasi Peran Jurnalis
Bupati Sehan landjar di sematkan gelar adat sebagai Tule Molantud.

Dengan penyematan gelar adat Tule Molantud kepadanya, Bupati Sehan Landjar dalam pidatonya menyampaikan ucapan syukur atas penganugerahan gelar adat ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada lembaga adat dari empat etnis yang ada di Bolaang Mongondow Raya. Yakni, Etnis Mongondow, Etnis Bintauna, Etnis Kaidipang Besar, dan Etnis Bolango. Insya Allah, anugrah gelar adat ini dapat lebih mendorong dan memotivasi tekad, semangat, dan dharma bakti saya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara tercinta,”ucap Bupati.

Masyarakat Bolaang Mongondow kata Bupati Landjar,  memiliki budi pekerti yang luhur, budaya yang mulia, tradisi yang bersendi religi serta trkenal dengan sikap dan pola hidup yang MO’OAHERAN BO MOBOBAHASA’AN.

Bupati sekaligus menerima penghargaan dari lembaga adat.

Budaya di Bolaang Mongondow Raya juga memiliki basis budaya yang kuat, merupakan sumber ekonomi wisata yang dapat dikembangkan, termasuk wisata sejarah serta memiliki potensi ekonomi kreatif dengan memadukan antara kreativitas seni, dengan teknologi.

Baca Juga :  Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Kita tidak boleh membiarkan budaya yang kita banggakan ini tergerus oleh budaya global. Kita harus memiliki identitas dan jati diri.

“Selain itu. Saya juga mengajak masyarakat untuk tetap memegang teguh tradisi budaya, yang sekaligus menjadi ujung tombak dalam pelestarian kebudayaan daerah kita. Mari kita berikan besar pada kelompok-kelompok permukiman di daerah ini agar mereka juga terlihat aktif dalam melestarikan budaya daerah,”kata Bupati.

Penyematan gelar ini dihadiri tamu undangan.

Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan seluruh lembaga adat atas anugerah adat yang diberikan kepadanya.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, senantiasa memberikan rahmat dan perlindungan-Nya kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada daerah yang sama-sama kita cintai ini,”ucap Bupati dengan Doa.

Baca Juga :   Berita “Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Hutan Kota Tutuyan” Adalah Hoax

Acara penyematan dihadiri oleh Wakil Bupati Boltim, Kapolres Boltim, Wakapolres, Perwira Penghubung, Ketua DPRD bersama sejumlah anggota DPRD, Sekda, Asisten I,II,III, OPD, para Guru SD, SMP, Camat dan Sangadi, semua tamu undangan ini menerapkan protap kesehatan dengan menggunakan masker.

(Advetorial)