BOLTIM, DivaNews.co – Tarian dana – dana salah satu budaya yang sempat hilang kini kembali di budayakan di Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Disetiap moment dendang lagu berbahasa Mongondow dengan irama musik yang syahdu disetiap acara menjadi khas semua warga yang berada di timur totabuan ini.
Tapi, kali ini lagu dengan irama musik tarian dana-dana di lantungkan disalah satu kebun tani pada acara penanaman jagung perdana di Desa Motongkat.
Turut menari dana-dana, Brigjen TNI Muklis SAP, MM, merupakan Danrem 131/Santiago, di dampingi Dandim 1303 dan Kasi OPS bersama Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, beberapa OPD, juga Kepala Wilayah Kecamatan Motongkad, Camat Kotabunan serta petani di wilayah itu.
Olehnya, hati yang Senang dan bahagia tampak terpancar diwajah Bupati SSM ketika melihat antusias dari Brigjen TNI Muklis dan Anggota TNI lainnya mengikuti tarian dana-dana pada Jum’at (12/8/2022) kemarin.
Tanpa canggung, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis S.A.P M.M yang saat itu hadir didampingi Dandim 1303 dan Kasi Ops turun ikut menari dana-dana dengan bupati bersama jajaran SKPD.
Meski tertatih memperagakan langkah tarian, namun akhirnya Jenderal Bintang Satu ini bisa mengusai ritme tarian khas Bolaang Mongondow yang berlangsung dibawah pohon kelapa.
Bupati pun ikut senang melihat Danrem bisa memperagakan tarian yang sekarang ini menjadi tarian wajib bagi masyarakat Bolaang Mongondow Timur.
Kepada Danrem, Bupati menjelaskan. Tarian dana-dana merupakan khas Bolaang Mongondow yang pada jaman dahulu saat menanam jangung para petani menyanyikan pantun tersebut dengan bahasa Mongondow menggunakan gitar keroncong.
“Ini budaya Bolaang Mongondow, yang sekarang ini mulai dibudayakan oleh masyarakat Bolaang Mongondow Timur, “ kata bupati.
Diketahui, lagu pantun untuk tarian dana-dana sengaja di tonjolkan oleh masyarakat petani Lonsiow dan Camat Motongkad dengan tujuan untuk menghibur Danrem, Dandim dan anggota TNI lainnya.
(redaksi)













