BoltimBudayaDaerahPemerintahanPeristiwa

Besok, HUT Boltim Ke-14 Dirayakan, Peserta Tarian Dana-Dana Masal Harus Berada di Lokasi Sebelum Upacara Bendera

186
×

Besok, HUT Boltim Ke-14 Dirayakan, Peserta Tarian Dana-Dana Masal Harus Berada di Lokasi Sebelum Upacara Bendera

Sebarkan artikel ini
Besok, HUT Boltim Ke-14 Dirayakan, Peserta Tarian Dana-Dana Masal Harus Berada di Lokasi Sebelum Upacara Bendera

BOLTIM, DivaNews.co – Kamis tanggal 21 Juli 2022 besok, Pemerintah dan Masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten yang ke-14.

Perayaan HUT Boltim tahun ini Pemerintah Kabupaten, mengangkat Tema; “Mari Lestarikan Budaya Sebagai Identitas dan Pemersatu dalam Membangun Daaerah”.

Acara yang pusatnya di Lapangan Gogaluman Tutuyan Ibu Kota Boltim ini akan diawali dengan Upacara Bendera yang akan dikibarkan di halaman upacara kantor Bupati.

Usai prosesi Upacara bendera, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan diantaranya Tarian Dana-Dana Masal, Karnaval Budaya, Kabela Fest 2022.

Guna tertibnya pelaksanaan, maka Pemerintah daerah (Pemda) telah mengeluarkan surat pemberitahuan waktu dan tempat bernomor. 003/setda.kab/1261/VII/2022. Yang ditandatangani oleh Asisten III Setda Boltim, Drs. Rusmin Mokoagow.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Program Bupati Boltim Lestarikan Budaya Lokal, Camat Idrus Lakukan Pelatihan Tarian Dana-Dana

Tarian dana-dana akan dilaksanakan pada pukul 18:15 Wita sampai dengan selesai.

Namun ditegaskan, peserta sudah harus berada di titik lokasi yang telah ditentukan sebelum Upacara Bendera di mulai. Dan wajib pakaian adat.

Adapun peserta tarian dana-dana masal, adalah dari unsur TNI/POLRI, ASN, Siswa Sekolah,  Aparat Desa dan Masyarakat.

Kemudian untuk Karnaval Budaya dilaksanakan pada pukul 14:00 sampai dengan selesai dengan memilih rute star. Kawasan Kantor Bupati Boltim dan finish, Lapangan Bogani Kotabunan.

Kepala Satuan Kerja, mengikut sertakan ASN serta menyiapkan satu mobil atau lebih. Untuk Camat wajib mengikutsertakan ASN, Sangadi, Aparat Desa dan masyarakat serta menyiapkan lima kendaraan atau lebih dengan dihiasi sedemikian rupa sehingga menampilkan keterwakilan karakteristik dan budaya masing- masing. Pakaian Adat dan kostum lain sesuai  dengan karakteristik budaya masing-masing.

(redaksi)
Baca Juga :  Kadis Yusri: Ada Tiga Instrumen Digunakan Untuk Mengukur ANBK