BOLTIM, DivaNews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kembali mempertahankan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Opini WTP kembali di raih oleh Pemkab Boltim tahun ini merupakan yang ke-10 kali secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk Tahun 2022.
LHP LKPD 2022 diserahkan langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Sulut, Areif Fadillah, SE, MM, CSFA dan diterima langsung oleh Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, yang didampingi Ketua DPRD Boltim, Fuad Landjar, SH.

WTP ini merupakan yang ketiga secara berturut-turut selama kepemimpinan Bupati Sam Sachrul Mamonto.
Penyerahan LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2022 kali ini sangat spesial karena di hadiri langsung oleh Pimpinan BPK-RI, DR. Pius Lustrilanang, SIP M.Si, CSFA, CFrA.
Bupati menyampaikan perasaan bangga atas capaian serta memberi apresiasi besar kepada seluruh pihak yang berjuang agar Boltim kembali meraih WTP.
“Ini adalah murni perjuangan dari Sekda, Asisten dan semua SKPD serta semua pihak. Jadi WTP ke-10 ini saya persembahkan untuk mereka dan ini reward dari saya langsung,” ucap Bupati Sachrul.
Lebih lanjut dikatakan Sachrul, bahwa WTP diraih oleh Boltim sangat baik karena tanpa ada catatan dan paragraf penjelas.

“Ini kali pertama Boltim mendapat WTP murni tanpa paragraf penjelasan,” terang Sachrul.
Dikatakan juga, ketika mendapat WTP ke-10, mudah-mudahan akan mendapat insentif dari pemerintah pusat.
“Dan diraihanya WTP ke 10 tersebut, Boltim akan mendapat insentif. WTP ini yang di idam – idamkan,” ujar Bupati.
Atas prestasi yang diraih juga, Bupati menyampaikan terima kasih kepada BPKP yang telah melakukan asistensi dan BPK yang telah memberikan masukan selama pemeriksaan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPKP yang sudah memberikan asistensi, atensi dan pendampingan dan juga kepada BPK atas perhatian saat pemeriksaan,” ujar Bupati.
Bupati menilai WTP ke-10 ini membuktikan bahwa kemampuan perangkat daerah di Boltim sangat baik dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pembangunan.
“Saya menilai bahwa secara kamampuan dan skill itu, ASN Boltim sangat mampu,” kata mantan ketua DPRD Boltim ini.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda), DR. Sonny Warokka dan Kepala DPPKAD, Wiwik Kurnia, SE, menyampaikan apa yang diraih ini akan lebih memperbaiki kinerja, agar kedepan raihan yang sama juga akan didapatkan.

“Ini akan memberi motivasi, agar apa yang diraih saat ini akan diraih juga pada tahun depan,” harapnya.
Senada, Kepala Inspektorat Daerah Hardiman Pasambuna,SH, mengatakan bahwa buah kerjasama dari seluruh SKPD yang koopertif dalam penyampaian dokumen.
“Dalam pemeriksaan BPK baik pada saat pra audit maupun audit rinci dimana dokumen pengelolaan keuangan yang disampaikan oleh Pemda. Dalam tata pengelolaan daerah sangat kooparatif, khususnya dalam menyampaikan dokumen yang diminta oleh tim BPK-RI,” beber Pasambuna.
(redaksi/fry)













