BoltimPeristiwa

Pengunjung SPBU Tutuyan Keluhkan Sikap Diduga Tak Beretika Seorang Oknum Karyawan Bank Sulut Tutuyan

310
×

Pengunjung SPBU Tutuyan Keluhkan Sikap Diduga Tak Beretika Seorang Oknum Karyawan Bank Sulut Tutuyan

Sebarkan artikel ini
foto insert
foto insert

TUTUYAN, DivaNews.co – Sebuah insiden yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjadi perhatian sejumlah pengunjung yang berada di lokasi. Peristiwa tersebut melibatkan seorang oknum pria FA yang merupakan karyawan driver Bank Sulut cabang Tutuyan dengan seorang sopir.

Insiden bermula ketika seorang sopir sedang berkomunikasi dengan petugas SPBU, di tengah percakapan tersebut, oknum sopir salah satu bank ini tiba-tiba menghampiri sopir itu dan melontarkan ucapan bernada keras yang dinilai tidak pantas oknum sopir tersebut memperlihatkan ekspresi emosional, termasuk menatap dengan sorot mata tajam dan berbicara dengan nada tinggi menuduh sopir menorobos antrian padahal hanya sedang berkomunikasi sedangkan kendaraan yang di bawanya jauh dari tempat pengisian BBM dengan aksi arogan oknum sopir bank ini sontak membuat pria tersebut kaget karena yang di plototin ternyata adalah dirinya.

Baca Juga :  Bupati Sachrul Minta Kepolisian Usut Tuntas Kebakaran di Tiga Instansi, Wakapolres Boltim: Tim Labfor Polda Sulut Turun Ke TKP

Sikap tersebut kemudian menarik perhatian pengunjung lain yang sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar, menurut sejumlah pengunjung, tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan etika dalam berinteraksi di ruang publik. Mereka berharap setiap pengguna layanan SPBU dapat menjaga sikap saling menghormati agar situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu masyarakat lainnya.

Di lokasi kejadian oknum mengenakan identitas bank sulut cabang Tutuyan, setelah dikonfirmasi melalui nomor WhatsApp pimpinan BSG membenarkan bahwa yang bersangkutan karyawan bank sulut.

Sejumlah pengunjung menyampaikan bahwa apabila benar yang bersangkutan merupakan karyawan perbankan, maka perilaku yang dipertontonkan di ruang publik dinilai dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap institusi tempatnya bekerja. Mereka berharap seluruh pegawai perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang pelayanan publik, mampu menjaga etika dan profesionalisme, baik saat menjalankan tugas maupun di luar lingkungan kerja.

Baca Juga :  Gumalangit Kembali Ikut Kompetisi Pilkada Boltim 2020

Selain itu, beberapa warga yang berada di lokasi berharap pimpinan manajemen Bank SulutGo Sulawesi Utara dan Pimpinan cabang Tutuyan melakukan tindakan tegas dengan mengeluarkan rekomendasi pindah tempat kerja dari BSG Cabang Tutuyan atau memberhentikan oknum sopir tersebut karena dinilai kurang pantas dijadikan sebagai karyawan bank.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga sikap santun dan profesional sebagai pekerja apapun merupakan tanggung jawab setiap individu. Komunikasi yang baik serta penyelesaian persoalan dengan kepala dingin diharapkan mampu mencegah terjadinya konflik yang dapat merugikan semua pihak maupun mencoreng citra institusi tempat seseorang bekerja.

(**)