Berita TerkiniBoltimReligi

Menguatkan Ukhuwah, Topan 08 dan Ketua DMI Boltim Berbagi Kasih Imam dan Lansia di Akhir Ramadhan

416
×

Menguatkan Ukhuwah, Topan 08 dan Ketua DMI Boltim Berbagi Kasih Imam dan Lansia di Akhir Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Masjid An-Nur Bulawan Satu
tampak foto bersama ketua DMI boltim samsudin dama dampingi ketua umum topan08 tommy pantow bersama imam, pegawai syar'i, lembaga adat dan pengurus masjid.

BOLTIM, DivaNews.co – Peran imam, pegawai syar’i, dan pengurus masjid sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat kembali mendapat perhatian. Pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

Relawan Torang Prabowo-Gibran (Topan 08) bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus berbagi kasih Ramadhan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Nur, Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Rabu (18/3/2026) malam. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal acara, yang dihadiri para imam, pegawai syar’i, pengurus masjid, serta masyarakat setempat, termasuk sejumlah lansia.

Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi para tokoh agama yang selama ini berperan aktif dalam membina kehidupan spiritual masyarakat.
Sangadi Bulawan Satu, Djarnawi Lasambu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran rombongan relawan Topan 08 bersama DMI Boltim. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya para pelayan keagamaan.

Baca Juga :  Pjs Bupati Lapadengan Kunker Tinjau Pelayanan Kesehatan dan Trantib Pilkada 2024

“Kami atas nama Pemerintah Desa Bulawan Satu, sekaligus masyarakat yang ada di Desa Bulawan Satu dan Kotabunan Bersatu, sangat berterima kasih atas kedatangan rombongan dari tim Topan 08 ini,” ujarnya.

Lasambu juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempererat tali silaturahmi tersebut.

Samsudin Dama
ketua dmi boltim samsudin dama pada penyambutan relawan topan08

“Kami mengucapkan limpah syukur dan terima kasih atas dukungan serta kebersamaan dalam buka puasa bersama pada hari ini. Mudah-mudahan niat dari bapak ibu sekalian akan dibalas oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua DMI Boltim, Samsudin Dama. Ia menilai kegiatan seperti ini masih jarang dilakukan, padahal memiliki dampak besar dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.

Baca Juga :  Pemdes Buyat Selatan Salurkan BLT Tahap Dua

“Kegiatan seperti ini langka dan jarang ada yang punya ide seperti yang dilaksanakan hari ini. Alhamdulillah, kita bisa melihat langsung adanya perhatian kepada masyarakat, lebih khusus kepada para pemuka agama, imam, dan pegawai syar’i melalui kegiatan berbagi kasih Ramadhan ini,” kata Dama.

Menurutnya, perhatian terhadap para pelayan keagamaan sangat penting karena mereka memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Topan 08, Tommy Pantow, menjelaskan bahwa kegiatan di Bulawan Satu merupakan titik ketujuh dari rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan pihaknya selama Ramadhan.

Ia menyebut, agenda tersebut akan terus berlanjut ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk Buyat Bersatu, Bukaka, hingga ke wilayah Minahasa Tenggara (Mitra) dan Bolaang Mongondow (Bolmong).

Tommy Pantow
ketua umum topan08 berbagi kasih Ramadhan bersama imam dan lansia

“Jadi kehadiran relawan Topan 08 di tempat ini jangan dinilai dari pemberiannya, tetapi nilailah ketulusan kami untuk bersama-sama berbagi kasih,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Boltim Sachrul Mamonto  dan Wabup Minut Kevin William Bahas Pengembangan Potensi Pariwisata

Pantow menegaskan, semangat utama dari kegiatan ini adalah membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan para relawan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Selain menyasar imam, pegawai syar’i, dan pengurus masjid, program berbagi kasih Ramadhan ini juga diperuntukkan bagi para lansia yang berusia di atas 60 tahun. Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, kehadiran kegiatan sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

(**)