Advetorial

Dinas PPPA Boltim Sosialisasi Stop Kekerasan Anak di Percasmi Kotabunan

264
×

Dinas PPPA Boltim Sosialisasi Stop Kekerasan Anak di Percasmi Kotabunan

Sebarkan artikel ini
Dinas PPPA Boltim Sosialisasi Stop Kekerasan Anak di Percasmi Kotabunan

BOLTIM, DivaNews.co – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengadakan sosialisasi bertajuk “Stop Kekerasan Pada Anak” di Perkemahan Ceria Anak Sekolah Minggu (Percasmi) Kotabunan. Kamis,  (11/7/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Jemaat Gereja serta para orang tua. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya.

Dinas PPPA Boltim Sosialisasi Stop Kekerasan Anak di Percasmi Kotabunan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, melalui sekretaris dinas Sri Rahayu Potabuga dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.

Baca Juga :  DPRD Boltim Paripurna LKPJ Kepala Daerah Tahun 2021

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, seperti contoh kekerasan seksual. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak,” ujar Potabuga.

Dinas PPPA berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan di berbagai desa dan kelurahan untuk memperluas jangkauan edukasi dan pencegahan kekerasan terhadap anak.

Dinas PPPA Boltim Sosialisasi Stop Kekerasan Anak di Percasmi Kotabunan

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan membangun jaringan perlindungan anak yang lebih kuat,” ungkap Sri Potabuga.

Selama sosialisasi, peserta diberikan informasi mengenai hak-hak anak yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, serta cara-cara melaporkan jika menemukan atau mengetahui kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, juga dibahas dampak negatif kekerasan terhadap perkembangan psikologis dan fisik anak.

Baca Juga :  Memajukan Boltim Bersinar, Sachrul Mamonto Lantik Staf Khusus Bupati

Selain sekretaris DPPA, turut hadir Kepala Bidang BPKP-PA Tierza Damopolii, Silvana Rani Kaeng, dan Yuriko Mamonto.

(Advetorial)