DivaNews.co, BOLTIM – Dinas Sosia (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) lakukan identifiasi dampak dari banjir yang di alami warga di empat Desa, Kecamatan Motongkat, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Kamis, (17/2/2022).
Menindak lanjuti instruksi Bupati Sam Sachrul Mamonto, Dinas Sosial bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun lapangan bersama tim reaksi cepat Dinsos.
Kepala Dinas Sosial Imran Golonda saat di konfirmasi di kantornya, mengatakan. ada empat desa yang mengalami banjir yakni Desa Motongkat Induk, Motongkat Utara dan Motongkat Tengah kemudian Desa Molobok Timur.
“Dari empat desa ini sudah kami identifikasi tidak ada korban jiwa, adapun kerugian ada kami temukan beberapa yang terendam ada alat dapur juga yang sempat hanyut itu pun hanya sebagian kecil, karena banjir bisa dibilang hanya lewat,”jelas Imran Golonda.
Dijelaskannya. Banjir terjadi kemarin tidak bertahan lama karena sekitar pukul 07:00 sudah surut. Selain koordinasi dengan tim dilapangan pihaknya juga selalu koordinasi dengan Sangadi-sangadi (Kepala Desa) dan Camat Motongkat.
“Tadi malam sampai siang ini tim Dinsos termasuk Tagana ada dilapangan melakukan pendataan dilapangan,”ujarnya.
Golonda menjelaskan. dari hasil pendataan tim Dinsos mendapatkan sejumlah rumah warga yang terdampak banjir.
“Desa Molobok Timur 52 rumah, Desa Motongkat Utara 15 rumah, Motongkat Induk 60 rumah, Motongkat Tengah 40 rumah. Tapi data ini baru bersifat sementara karena ada juga data dari BPBD sebagai pembanding,”beber Golonda.
Ia menambahkan. Meskipun dibawah koordinasi BPBD namun yang namanya bencana menjadi kepedulian kita bersama sebab ini menyangkut kemanusiaan.
“Sehingga saya menghimbau kepada masyarakat yang dekat dengan bantara sungai supaya selalu waspada di kondisi cuaca yang seperti ini lagi ekstrim . Yang pertama diselamatkan adalah anak-anak, ibu hamil dan lansia, baru kemudian barang-barang berharga seperti surat-surat pening selamatkan ditempat-tempat yang aman. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”harap Golonda.
“Mengenai bantuan, Dinsos siap disamping itu selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Propivinsi,”tutupnya.
(man)













