Inspektorat Boltim Audit Penggunaan ADD dan DD Tahun 2020 di Tiap Desa, Buyat Selatan Serahkan SPJ Anggaran Tahap Akhir

Inspektorat Boltim Audit Penggunaan ADD dan DD Tahun 2020 di Tiap Desa, Buyat Selatan Serahkan SPJ Anggaran Tahap Akhir
Auditor III Inspektorat Daerah saat melakukan pemeriksaan adminisrasi dan fisik penggunaan ADD dan DD di Kantor Desa Buyat Selatan.

KOTABUNAN, DivaNews.co – Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) gelar pemeriksaan terkait penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap II di 81 Desa yang ada di Boltim.

Kepala Inspektorat Daerah, Meike Mamahit melalui Pengendali Tekhnis Inspektorat Herlina Damopolii kepada wartawan ini mengatakan. setelah dilakukan pemeriksaan tahap I kembali Inspektorat daerah melakukan pemeriksaan tahap II.

Bacaan Lainnya

“Ini sudah pemeriksaan tahap II atau akhir penggunaan anggaran ADD dan DD tahun 2020,”singkat Herlina Damopolii saat bersua dengan Wartawan DivaNews.co disela-sela pemeriksaan di Desa Buyat Selatan. Rabu, (27/01/2021).

Baca Juga :   Program Bantuan Anak Asuh Pemkab Boltim Segera Dicairkan, Ini Penjelasan Kabag Kesra Rita Kamumu

Pengendali tekhnis tim III ini menjelaskan. Pemeriksaan lebih kepada penggunaan keuangan yang bersumber dari ADD/DD baik itu administrasi maupun kegiatan fisik.

“Semua di periksa tanpa terkecuali terkait pelaksanaan semua kegiatan mulai dari bidang  pembangunan desa, bidang kemasyarakatan dan anggaran penggulangan Covid-19. Untuk kegiatan fisik tim lakukan pemeriksaan langsung di lapangan apakah sesuai RAB atau tidak,” kata Damopolii.

Ia menjelaskan, ADD dan DD yang di terima oleh setiap Desa cukup besar sehingga perlu adanya pengawasan dan pemeriksaan yang intens kepada Pemerintah Desa supaya dana ini di gunakan untuk kepentingan membangun desa itu sendiri supaya desa tambah maju dan masyarakatnya bisa sejahtera lewat dana yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah. Namun sejauh ini kata Herlina Damopolii, tidak ada penyalahgunaan wewenang oleh pemerintah desa.

Baca Juga :   Guna Mendukung Tupoksi Pengawasan Pilkada Serentak, Bawaslu Boltim Gelar Media Gatheting Bertajuk Potensi Sengketa Pemilu Tahun 2020 Bersama Insan Pers

“Pengawasan dan pemeriksaan yang menyangkut anggaran ini sudah menjadi kewajiban setiap tahun sehingga Desa-Desa di Boltim sudah sangat faham dengan administrasi. Adapun kesalahan administrasi yang ditemukan tidak terlalu signifikan dan usul kami untuk segera di perbaiki,”jelas Damopolii yang menangani pemeriksaan di dua Kecamatan Kotabunan dan Modayag Barat ini.

Meski demikian Damopolii berharap. Pemerintah Desa lebih tanggap dalam pengelolaan administrasi karena meskipun kesalahan yang di anggap kecil tapi apabila selalu terulang maka akan jadi besar dampaknya.

Ditempat yang sama Sangadi (Kepala Desa) Buyat Selatan Husni Modoeng, menyampaikan. Program anggaran tahun 2020 untuk Buyat Selatan telah dilakukan pemeriksaan Inspektorat. Semua Surat Pertanggungjawaban (SPJ) anggaran ADD dan DD di serahkan untuk dilakukan pemeriksaan. Sebelumnya, mereka (Pemdes, red) telah mempersiapkan dan memeriksa secara rinci semua administrasi bersama bukti-bukti fisik. Meski demikian kata dia, tidak menutup kemungkinan ada administrasi yang terlewati seperti penomoran, tanda tangan dan cap.

Baca Juga :   225 CPNS Pemkab Boltim Ikut Latsar

“Kalau ada catatan dari tim audit segera kami tindak lanjuti untuk dilakukan perbaikan,”ucap Modoeng.

Pemerintah Desa Buyat Selatan hadir dalam pemeriksaan administrasi dan fisik tersebut, yaitu Sangadi Husni Modoeng, Sekretaris Desa Donal Misa, Bendahara Desa, bersama Aparat Desa, Ketua Bumdes dan pengurus Bumdes. Dari tim Audit Inspektorat Daerah adalah tim III di pimpin oleh Herlina Damopolii.

(Man)

Pos terkait