KOTABUNAN, DivaNews.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Sulawesi Utara, Seska Ervina Budiman, resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushola Al-Saleh yang terletak di Lorong Dongkat, Dusun Empat, Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/10/2024) sore ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Bolaang Mongondow Timur, Samsudin Dama (SADAM), Sam Sachrul Mamonto yang turut berperan penting dalam pembangunan ini. Selain itu tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah.
Seska Ervina, yang dikenal dengan jargon “SERBU”, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dan kontribusi Samsudin Dama yang telah mewakafkan sebidang tanah seluas 10×20 meter untuk mendirikan tempat ibadah ini.
“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Samsudin Dama dan Ibu Rohani Mamonto atas wakaf yang diberikan untuk pembangunan mushola ini. Ini adalah berkah besar, terutama bagi masyarakat Dusun Empat, Desa Bulawan Satu khususnya masyarakat asal Nusa Utara yang kini akan memiliki tempat ibadah yang lebih dekat,” tutur Seska Ervina.

Menurut Seska, Mushola Ashalle diharapkan dapat mempermudah masyarakat setempat, khususnya warga Nusa Utara yang berada di Lorong Dongkat, dalam menjalankan ibadah. Dengan terwujudnya mushola ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh menuju masjid besar di sekitar wilayah tersebut.
Sebagai Ketua BKMT Bolaang Mongondow Timur, Seska juga mengajak ibu-ibu BKMT Kecamatan Kotabunan untuk bergotong royong membantu mempercepat pembangunan mushola. Ia bahkan menyatakan kesediaannya bersama Suami yakni Sam Sachrul Mamonto, untuk ikut mensupport pembangunan mushola ini.
“Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita dalam pembangunan ini dan mushola ini dapat menjadi sumber keberkahan serta kenyamanan bagi seluruh warga,” tutup Seska Ervina.
Sementara itu, Ketua DPRD Boltim, Samsudin Dama, menyampaikan bahwa mushola ini akan menjadi tempat yang sangat penting bagi sekitar 70 persen warga Desa Bulawan Satu yang berasal dari Nusa Utara.

“Melihat kondisi jarak yang cukup jauh ke masjid besar, keberadaan Mushola Al-Saleh ini sangat diharapkan oleh masyarakat. Semoga dengan lahan yang ada, walaupun terbatas, dapat memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat di sini,” ujar SADAM.
SADAM juga berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga mushola ini dapat digunakan untuk sholat tarawih pada bulan Ramadhan mendatang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar proses pembangunan mushola ini berjalan lancar serta dapat diperluas di masa mendatang,” harapnya penuh doa.
(Bry)













