Kuliah Program Doktor di IPDN Jatinangor, Bupati SSM: Ilmu Pendidikan Yang Tinggi Selain Untuk Diri Kita Sendiri Juga Manfaat Kepada orang lain

BOLTIM, DivaNews.co – Menuntut Ilmu pendidikan adalah tuntutan diri selama kita masih diberikan waktu dan kesempatan untuk melakukannya kapan pun dan di mana pun kita berada.

Sebagaimana dilakukan oleh Sam Sachrul Mamonto atau akrab di sapa SSM. Usai menempuh pendidikan Strata Dua (S2) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kini dirinya kembali tercatat sebagai mahasiswa disalah satu Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

Bacaan Lainnya

SSM merupakan orang nomor satu di Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tersebut memiliki semboyan bahwa jangan pernah putus asa bahkan jangan bosan untuk mengejar pendidikan setinggi-tingginya. Menuntut ilmu pendidikan tidak mengenal usia.

Baca Juga :   Sachrul Mamonto: Ada Waktunya Kita Menentukan Sikap

Menurut SSM, memperkaya ilmu pendidikan selain untuk diri kita sendiri juga manfaat untuk orang lain. Sehingga ini yang mendorong dirinya untuk kembali menjadi mahasiswa. Dan pada kemarin, Bupati Boltim ini sedang mengikuti perkuliahan di Kampus IPDN dengan program Doctor.

Dari pantauan, yang mana Ada dua mata kuliah yang di ikutinya langsung. Yakni, Ilmu Pemerintahan dan Sosiologi Pemerintahan, langsung dari Dosen pembimbing Prof. Dr. Tjahja Supriatna SU.

Keinginan Bupati Boltim meraih gelar Doktor terbilang nekat sebab tidak hanya tercatat sebagai mahasiswa S3 di IPDN, tapi ternyata dia juga tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar dan mengambil jurusan doktor Ilmu Politik, dua perkuliahan ini diikutinya sekaligus. maka dirinya harus membagi waktu yang tepat, karena terkadang jadwal dari dua kampus ini di hari dan jam yang sama.

Baca Juga :   Empat Hari Digelar, Pemkab Boltim Tutup SSH

“Tapi, Unhas kebanyakan kuliahnya secara Daring,” jelasnya.

Menurutnya menjadi seorang pemimpin harus di perkaya dengan ilmu pengetahuan, sebab ini menjadi dasar seorang pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan.

“Pemimpin itu harus memiliki dasar ilmu pendidikan yang tinggi. Sebab dalam membangun daerah tidak bisa hanya di dasari oleh retorika dan pencitraan semata, tapi ilmu yang benar benar membawa manfaat bagi pembangunan dan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Seperti diketahui, bupati boltim yang dikenal dengan gaya khas cool tersebut, sering mendapat kepercayaan menjadi pemateri atau narasumber di berbagai kegiatan diskusi dan dialog membahas tentang isu isu Nasional maupun isu Dunia, bahkan pula beberapa kali diundang untuk memberikan kuliah umum di kampus.

Baca Juga :   Antisipasi Degradasi Moral di Era Globalisasi, Bupati Boltim Bentuk Tim Terpadu

Namun demikian, Bupati tak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Boltim karena saking padatnya kegiatan sehingga belum sempat memenuhi undangan acara-acara pesta.

“Saya menyampaikan permohonan maaf tidak sempat hadir di acara acara kemasyarakatan yakni undangan pesta dan lain lain karena kegiatan pemerintahan yang begitu pada kemudian dari itu jadwal perkuliahan adalah hari jumat dan sabtu,” ucap Sachrul penuh maaf.

(redaksi)

Pos terkait