BOLTM, DivaNews.co – Memperingati hari besar Isra dan Mi’raj perjalanan satu malam Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam (SAW) dari Masjidil Haram di Makkah ke masjid terjauh yaitu Masjidil Agsa di Yerusalem, lalu naik ke surga, dimurnikan dan diberi perintah bagi umat Islam untuk menunaikan sholat lima kali sehari (Sholat 5 waktu).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar perayaan Isra dan Mi’raj. Pada Kamis, (11/03/2021).
Bupati Sam Sachrul Mamonto, menuturkan. Perjalanan Nabi Muhammad SAW yang menembus langit ketujuh itu hanya ditempuh dalam waktu satu malam atas perintah Allah SWT.
“Di sanalah Nabi Muhammad SAW menerima perintah dari Allah SWT berupa shalat lima waktu, jelasnya.
Bahkan, dalam Al-Ouran juga telah diterangkan kisah perjalanan Isra melalui OS Al Isra: 1. Sedangkan perjalanan Mi’raj, ada pada OS An-Najm: 1-18. Sebagian besar para ulama berpendapat, peristiwa Isra Miraj tersebut terjadi di bulan Rajab, tepatnya tanggal 27 Rajab.
Lanjut Bupati, apa saja yang perlu dimaknai serta diambil hikmahnya dari perjalanan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Isra Mi’raj menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Umat muslim di dunia memperingati Isra Mi’raj dengan berbagai cara. Ada yang ke masjid untuk beribadah. ada yang beribadah, ada yang berceramah (Kultum) menceritakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW tentang Isra Mi’raj, dan amalan ibadah lainya, ujarnya.
Ia juga mengajak, agar seluruh umat muslim di Boltim dapat meniru suri teladan Nabi Muhammad SAW, agar menjadikan makna Isra Mi’raj dalam perjalanan hijrah diri dan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT.
“Apa terlebih Ramadhan bulan penuh ampunan sudah di depan mata, mari kita saling memaafkan, jaga silaturahmi dan tingkatkan ibadah kita pada sang maha kuasa Allah SWT,”harap Mamonto.
(Red/*)













