Panitia Pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu Terbentuk, Ini Harapan Ketua Terpilih Kepada Pemkab Dan DPRD Boltim

Panitia Pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu Terbentuk, Ini Harapan Ketua Terpilih Kepada Pemkab Dan DPRD Boltim
Musyawarah pembentukan panitia panitia pemekaran Kecamatan Buyat.

BOLTIM, KabarTotabuan.com – Pemekaran Kecamatan Buyat bersatu tampaknya bukan janji belaka. Rencana tersebut terus diseriusi oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Boltim) guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini terus dibahas dengan berbagai persiapan dilakukan sampai pada terbentuknya panitia pemekaran yang diambil dari para tokoh, masyarakat dan pemuda di Desa Buyat bersatu termasuk Desa Bukaka.

Bacaan Lainnya

Pembentukan panitia pemekaran tersebut diputusakan melalui rapat musyawarah mupakat berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Buyat Induk Kecamatan Kotabunan dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Uyun Pangalima, Camat Kotabunan Ahmad Alheid, Sekretaris Kecamatan, Sangadi, Sekdes dan Aparat Desa bersama BPD serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Buyat Bersatu. Jum,at, (10/07/2020).

Baca Juga :   Hadiri Regional Meeting, Bupati Boltim SSM: Momentum Ini Jadi Awal Baik Pengembangan Kawasan Teluk Tomini dan Maluku Utara

Dikesempatan itu Uyun Pangalima mengatakan. Selama proses ini berjalan dirinya berpesan kepada masyarakat Buyat Bersatu untuk menjaga keamanan selama tahapan pemekaran guna terwujudnya Buyat Bersatu menjadi Kecamatan yang baru.

“Selama tahapan pemekaran ini berjalan saya hanya berpesan kepada masyarakat Buyat Bersatu agar dapat menjaga keamanan wilayah sehinggah pemekaran ini dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan bersama,” harap Pangalima.

Camat Kotabunan Ahmad Alheid, menjelaskan. Yang pertama adalah kita harus optimis mewujudkan Buyat Bersatu menjadi Kecamatan baru.

Panitia Pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu Terbentuk, Ini Harapan Ketua Terpilih Kepada Pemkab Dan DPRD Boltim

“Bapak Bupati telah menyampaikan komitmennya bahwa Buyat bersatu harus jadi satu Kecamatan,” ujar Alheid.

Salah satu dasar wilayah Buyat ini harus dimekarkan karena berada di perbatasan dengan kabupaten tetangga yakni Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

“Kalau untuk urusan pemekaran wilayah yang namanya daerah perbatasan ini sangat mengikat, itu sesuatu yang amat dipertimbangkan,” papar Alheid.

Baca Juga :   Gerakan Indonesia Bermasker, Kapolres Boltim: Mari Kita Semua Memakai Masker

Kata dia, melihat antusias dari masyarakat Buyat untuk menjadi satu kecamatan menjadi semangat kami pemerintah Kecamatan hingga Kabupaten mewujudkan pemekaran ini.

“Kita berharap semoga rencana ini dapat berjalan mulus seperti yang kita harapkan bersama,”harapnya.

Ketua Panitia Presidum pemekaran Kecamatn Buyat Bersatu Saptono Paputungan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan dirinya mewujudkan wilayah buyat ini menjadi satu Kecamatan yang baru.

“Saya tak menyangka menjadi ketua presdium pemekaran kecamatan Buyat. Dengan kepercayaan ini saya memintah mari kita bersama-sama berjuang untuk mewujudkan pemekaran kecamatan ini,” kata Saptono.

Mantan anggota DPRD Boltim dua periode ini mengatakan. Setelah ini dirinya bersama presidum pemekaran kecamatan akan segera action dengan mempersiapkan yang menjadi persyaratan seperti luas wilayah dan jumlah penduduk maupun persyaratan lainnya.

Baca Juga :   KPU Boltim Tunda Jadwal Pelantikan PPS

“Kemudian fasilitas pendukung lainnya mulai dari kantor Camat, Kantor Polsek, dan Kantor Koramil segera di musyawarakan bersama panitia dan tokoh mayarakat yang ada di wilayah buyat bersatu,” terangnya.

Selain itu ia sangat berharap kepada Pemkab Boltim dan DPRD Boltim dapat membantu mewujudkan Buyat bersatu ini menjadi Kecamatan baru sebagaimana cita-cita dan harapan masyarakat di wilayah ini.

“Besar harapan kami kepada Pemkab dan DPRD Boltim mensukseskan pemekaran kecamatan Buyat,” kunci Saptono yang juga dipercayakan menjadi staf Khusus Bupati Boltim ini.

Sekedar diketahui Desa yang masuk dalam wilayah pemekaran Kecamatan Baru ada 7 Desa. Yakni:

  1. Desa Buyat.
  2. Desa Buyat Satu.
  3. Desa Buyat Dua.
  4. Desa Buyat Selatan.
  5. Desa Buyat Tengah.
  6. Desa Buyat Barat.
  7. Desa Bukaka.

(Man)

Pos terkait