BoltimWisata

Pemda Boltim Gelar RIPPARKAB, Genjot Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

60
×

Pemda Boltim Gelar RIPPARKAB, Genjot Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pemda Boltim Gelar RIPPARKAB, Genjot Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
konsultasi publik

DivaNews.co, BOLTIM – Pengembangan kepariwisataan pengembagan Destinasi Wisata di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) harus terus digenjot, mengingat keunggulan yang ditawarkan kedepan, mampu penopang meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris daerah (Sekda) Sonny Warokka mewakili Bupati Boltim Sam sachrul Mamonto pada pembukaan kegiatan rapat Konsultasi Publik terkait Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPARKAB) Boltim.

Mengusung tema,”Melalui Perencanaan Pembangunan Kepariwisataan Yang Terintergrasi, Maka Kita Laksanakan Pembangunan Kepariwisataan Yang Bekelanjutan dan Berkearifan Lokal” yang berlangsung di lantai kantor Bupati pada Senin. (21/3/2022), Warokka menjelaskan, destinasi wisata harus terus dikembangakan sehingga kedepannya sektor ini menjadi salah satu unggulan serta memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Buyat Selatan Dijadikan Kampung Tangguh Nusantara, Sangadi Husni Paparkan Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk

“Sektor pariwisata menjadi sumber kesejahteraan masyarakat kita di Boltim,”ujar Warokka.

Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda), membutuhkan sinergitas dengan seluruh unsur masyarakat. Sehingga, program tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Untuk mencapai dan mewujudkan tujuan tersebut, tentu tidak hanya menjadi tugas dari Pemerintah, namun dibutuhkan peran dan partisipasi aktif dari semua unsur masayarakat. Sehingga, apa yang menjadi program Pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan daerah, dapat terlaksana dengan baik,”terangnya.

Mengapa Mesti Ada Rencana Induk Dalam Pembangunan Kepariwisataan. Warokka menjelaskan, menurut Perundang-undangan yang berlaku, menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan kepariwisataan berskala Nasional akan terlaksana, berdasarkan rencana induk pembangunan, yang meliputi rencana pembangunan Industri Kepariwisataan, Destinasinya, Pemasaran, serta pembentukan Kelembagaan Pariwisata.

Baca Juga :  Tak Kenal Lelah, Bupati Landjar Giat Sosialisasi ke Masyarakat Lawan Corona

“Dalam undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan, menyatakan pembangunan kepariwisataan Nasional diselenggarakan, berdasarkan rencana induk pembangunan kepariwisataan yang meliputi perencanaan pembangunan Industri Pariwisata, Destinasi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata, dan Kelembagaan Kepariwisataan,”bebernya.

Ia menambahkan. Jika pengembaggan sektor kepariwisataan ini dapat terlaksana maka dampaknya sangat baik bisa menjalar ke segala sektor perekonomian yang ada di Kabupaten Boltim.

“Apa bila sektor kepariwisataan berkembang, maka sektor ini dapat menjadi Multiplier Effect, bagi pertumbuhan dan pengembangan sektor-sektor perekonomian lainnya. Seperti sektor Jasa, Perdaggangan, Industri Kecil, Pendidikan Seni dan Budaya, serta Adat Istiadat Daerah,”tandasnya.

Konsultasi public ini dihadiri oleh Asisten I, II dan III, OPD, Camat dan Sangadi se-Boltim.

(redaksi)
Baca Juga :  Persiapan VLH Dari Kementerian PPPA, Pemkab Boltim Akan Gelar Rakor Ditegaskan Wajib Hadir