Boltim, DivaNews.co – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sofyan Alhabsyi, mengungkap potensi keretakan hubungan Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati (Wabup) Oskar Manoppo di masa jabatan yang baru menjelang empat bulan ini.
Sikap politik yang berbeda antara keduanya, dinilai menjadi pemicu utama pasangan ‘sayang sekali’ ini terancam cerai dini. “Sejak Wakil Bupati Oskar Manoppo gabung PDIP, ini sudah jadi potensi keretakan. Padahal kami (partai pengusung) menginginkan mereka langgeng bahka bisa kembali berpasangan (di 2024),” kata Sofyan, Senin 14 Juni 2021.
Menurut pria yang sudah tiga periode duduk di DPRD Boltim ini, sejak awal PKB telah menyarankan ke pasangan tersebut supaya menjaga hubungan tetap harmoni. Sebab, pecah kongsi hanya akan merugikan masing-masing pihak. “Yang paling dirugikan nanti adalah Wakil Bupati. Sedari awal saya sendiri telah menyarankan bahwa lebih elegan jika Wabup tidak memegang partai. Nah, sekarang ada di partai yang tidak mengusung mereka di Pilkada kemarin, apakah tidak cukup pengalaman kemarin itu,” ungkapnya.
PKB sendiri, lanjutnya, ada ketersinggungan dengan pilihan politik Oskar yang lebih memilih berlabuh ke PDIP. “Namun karena ini adalah hak pribadinya maka kita biarkan. Untuk Bupati sendiri saya yakin berkomitmen,” sambung dia.
Diketahui, Oskar Manoppo lebih memilih menjadi kader PDIP ketimbang bergabung ke salah satu Parpol yang mengusung SSM-Oppo di Pilkada 2020 lalu yakni Nasdem, PKB dan PBB. Pilihan Oskarr ini diduga sempat disindir Bupati Sam Sachrul Mamonto di status FBnya beberapa waktu lalu.
Lewat akunnya Sam Sachrul Mamonto New, Sacrul menulis bahwa berpolitik harus menggunakan hati agar tahu berterimakasih. Sejumlah pihak mengaitkan jika status tersebut merupakan ‘curhat’ Sachrul begitu mengetahui Oskar gabung dengan moncong putih. (end)













