BOLTIM, DivaNews.co – Para Sangadi (Kepala Desa) diingatkan agar tidak memperlambat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke masyarakat penerima. Hal ini disampaikan Tenaga Pendamping Profesional, Murphy Kuhu, saat Rakor Kabupaten dengan para pendamping desa, di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Boltim. Rabu, (16/06/2021).
Menurut Murphy, pesan ini perlu Pendamping Desa sampaikan ke para sangadi.
“Anggaran BLT ini sudah ditransfer ke kas desa masing-masing. Waktu bersama Pak Bupati juga sampaikan bahwa sesegera mungkin dana bantuan itu direalisasikan ke penerima manfaat. Jangan ditahan-tahan,” kata Murphy yang menjadi salah satu pemateri pada Rakor tersebut.
Kepala Dinas PMD Herlina Damopolii menuturkan, pihaknya akan turun ke desa-desa untuk memastikan semua program di desa berjalan sesuai anggaran.
“Termasuk juga penyaluran BLT ini. Kita akan pastikan semua berjalan baik,” ungkapnya.
Dalam pengadministrasian sendiri. Herlina sampaikan, tidak boleh dibuat sekaligus.
“Misalnya disalurkan anggaran untuk dua bulan, (administrasinya) itu harus dibuat setiap bulan,” jelas dia.
“Penyaluran BLT sendiri di tiap desa di Boltim tidak seragam. Ada desa-desa yang baru menyalurkan BLT dua bulan di 2021 ini, ada juga yang sudah empat hingga lima bulan,”bebernya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemdes dan Penguatan Lembaga Dinas PMD Boltim, Rusli Dajo. Menambahkan. Adapun total penerima BLT yang bersumber dari dana desa di Kabupaten Boltim 2021 ini berjumlah 5.269 orang. Sedangkan total anggaran yang akan terserap selama satu tahun senilai Rp 18,9 Miliar.
“Itu data yang dimasukkan seluruh desa ke kami,” ujar Rusli Dajo.
(end)













