BoltimPeristiwa

Satu PDP Asal Boltim Menjalani Perawatan di RSUP Prof Kandou

103
×

Satu PDP Asal Boltim Menjalani Perawatan di RSUP Prof Kandou

Sebarkan artikel ini
Satu PDP Asal Boltim Menjalani Perawatan di RSUP Prof Kandou
Data Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

BOLTIM, KabarTotabuan.com – Kabar mengejutkan bagi warga Boltim setelah salah satu pasien asal Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di tetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan saat ini tengan menjalani perawatan intens di RSUP Prof Kandow Manado.

Wanita berusai 45 tahun yang diketahui memiliki riwayat penyakit penyerta tersebut ditetapkan PDP setelah berobat di RSUP Prof Kandou. Sebagaimana dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi. Satu warga Boltim kini berstatus PDP tengah menjalani perawatan di RSUP Prof Kandou.

“Informasi, kemarin sore pasien dirujuk ke RSUP Prof Kandou. Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pasien mempunyai gejala-gejala seperti serangan Covid-19. Dan tadi malam sudah diambil sampel lendir untuk dilakukan Swab tes. Kemungkinan Senin depan hasilnya sudah ada. Kita Doakan semoga hasilnya negatif,” bebernya.

Baca Juga :  Bongkudai Baru Peduli Korban Banjir Bolmut

Ia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan tim medis RSUP Prof Kandou, pasien menderita Hipertensi, Pneumonia dan masalah pada ginjal.

“Memang pasien memiliki penyakit bawaan. Sehingganya, harus mendapat perawatan intens dari tim medis, penting bagi kita memberikan semangat kepada pasien untuk sembuh,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini tim surveilans melakukan penelusuran jejak kontak pasien.

“Untuk saat ini jejak kontak sementara empat orang, masing-masing kontak erat berat dan ringan.

Ia mengatakan, status PDP tidak perlu membuat panik masyarakat, melainkan meningkatkan kewaspadaan terutama tetap menjaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan dan tidak beraktifitas di lingkungan banyak orang.

“Jangan panik, hanya kita tingkatkan kewaspadaan. Banyak berdiam diri di rumah. Jangan keluar rumah jika tidak ada hal yang mendesak. Kemudian, jaga jarak atau tidak melakukan kontak langsung dengan orang. Budayakan, cuci tangan dan hidup bersih serta mengkonsumsi makanan yang bergizi,” harapnya.

Baca Juga :  ASN Boltim Diminta Segera Menyampaikan LHKPN

Sementara itu, Bupati Sehan Landjar mengimbau, masyarakat mematuhi anjuran pemerintah yakni berdiam diri di rumah dan jaga jarak.

“Mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19. Untuk sementara, kita masih menunggu hasil Swab dari Makassar. Muda-mudahan hasilnya negatif,” harap Bupati.

(Red/*)