BOLTIM, DivaNews.co – Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Pekerjaan Umur dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan Bimbingan teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
Bimtek di prakarsai oleh Dinas PUTR selama lima hari yang di buka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra selaku mewakili Bupati Sam Sachrul Mamonto, bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, dilangsungkan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu . Senin, (20/11/2023).
Sambutan Bupati di bacakan oleh Asisten I, Hendra Tangel. Bahwa, undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi pasal 59 mengamanatkan bahwa: dalam setiap penyelenggaraan jasa konstruksi, pengguna jasa dan penyedia jasa wajib memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan atau yang kita sebut K-4.
“Hal ini sejalan dengan salah satu asas dalam penyelenggaraan jasa konstruksi dalam UU jasa konstruksi yaitu ; “Asas Keamanan dan Keselamatan” yang bermaksud untuk memenuhi tertib penyelenggaraan jasa konstruksi, keamanan lingkungan dan keselamatan kerja, serta pemanfaatan hasil jasa konstruksi dengan tetap memperhatikan kepentingan umum,” ujar Hendra menjabarkan sambutan Bupati.
Terkait hal tersebut dijelaskan, pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR telah ‘ menerbitkan peraturan menteri nomor 10 tahun 2021 sebagai pedoman untuk — penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi.
“Dan yang terbaru peraturan menteri nomor 1 tahun 2023 tentang pedoman pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi yang dilaksanakan pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota, yang didalamnya mengatur kewenangan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota melakukan pengawasan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi termasuk pengawasan penerapan standar K-4,” bebernya.
DIkatakannya, melihat begitu penting dan strategisnya persoalan K-4 ini, maka Pemda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur lewat Dinas PUTR terpacu untuk menjalankan amanat peraturan.
“Salah satunya adalah lewat kerja sama dengan balai jasa konstruksi wilayah VI Makassar melaksanakan Bimtek dan Uji Kompetensi SMKK yang bertujuan memberikan pembekalan dan pengetahuan kepada ASN dan Masyarakat pada umumnya terkait penerapan K-4 di daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, juga sebagai ajang meningkatkan kompetensi diri yang pada akhinya mendongkrak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” terangnya.
“Adanya kegiatan ini saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua yang pihak Ibu Kabalai, PPK, danm panitia BJKW 6 Makassar, LSP, dan Kepala Dinas PUTR dan staf yang telah memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran sehingga terselenggaranya Bimtek dan Uii Kompetensi SMKK ini,” ucapnya.
Sementara Kepala Dinas PUTR Pemda Boltim Haris Pratama Soemanta menambahkan, sesuai regulasi bahwa pada dasarnya Sumber Daya Manusia (SDM) harus memiliki sertifikat.
“Sesuai regulasi baik pelaksana tender sudah wajib ada petugas dan pihak ketiga yang bersertifikat. Nah, untuk boltim masih sangat kurang tenaga kerja yang memiliki sertifikat maka dari itu kami berinisiatif melakukan kerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar untuk melaksanakan pelatihan. Saya berharap peserta Bimtek ini bisa lulus semua,” jelas Haris Pratama.
Peserta Bimtek dan Uji Kompetensi SMKK ini dari kalagan ASN, Penyedia Jasa ada pula dari perorangan.
“Mereka dari penyedia jasa adalah mereka yang memiliki badan usaha, peserta atas nama perorangan dan juga ASN. Kurang lebih yang ikut Bimtek ini berjumlah 30 orang ,” bebernya.
Ai sapaan Kepala Dinas PUTR ini menegaskan, kegiatan Bimtek ini akan berlanjut hingga tahun-tahun kedepan sebagai pengembangan tenaga kerja konstruksi.
“Karena sesuai amanat UU yang sebenarnya mulai dari tukang atau tenaga kerja harus memiliki sertifikat maka program ini harus di lanjutkan sebagai pengembangan tenaga kerja dan kami Dinas PUTR akan bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar,” tandas Ai.
(bry)













