KOTABUNAN, DivaNews.co – PT Arafura Surya Alam (PT ASA) mengadakan sosialisasi terkait rencana konsultasi publik untuk kegiatan pertambangan emas DMP di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Acara ini berlangsung di gedung GOR Desa Buyat Satu, Kecamatan Kotabunan pada Rabu, (21/8/2024).
Dalam pertemuan tersebut, peserta sosialisasi yang meliputi pemerintah desa Buyat bersatu memaparkan usulan yang menyentuh berbagai aspek sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, ketenagakerjaan, Kesehatan hingga peningkatan kapasitas keahlian atau skill bagi masyarakat di desa-desa sekitar tambang.
Kemudian, Pemdes dan Tokoh Masyarakat di Buyat bersatu ini meminta agar pihak PT ASA melakukan seminar atau pelatihan dengan menyediakan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Atas usulan ini, kemudian mereka mendesak kepada PT ASA agar program program tersebut dapat dimasukkan.
Pantauan media ini, Sangadi Buyat Bersatu menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan hanya pada kebutuhan masyarakat Buyat Bersatu, tetapi pada kebutuhan mendasar seluruh Kecamatan Kotabunan. Menurut mereka PT ASA harus memprioritaskan penduduk Kecamatan Kotabunan dalam program-program yang akan datang. Komitmen ini akan dibuktikan melalui verifikasi KTP warga.

“Kami menegaskan agar PT ASA memprioritaskan penduduk Kecamatan Kotabunan dalam hal kesempatan kerja, yang nantinya akan dibuktikan dengan KTP setempat,” jelas Pemdes Buyat bersatu.
Lebih lanjut, dalam sosialisasi tersebut, disepakati bahwa ada satu desa di Kecamatan Kotabunan yang belum masuk dalam lingkar tambang PT. ASA. Sangadi Buyat Bersatu menekankan pentingnya desa tersebut diakomodir agar seluruh wilayah Kecamatan Kotabunan dapat terintegrasi dalam lingkar tambang PT ASA.
“Ketegasan yang menjadi kesepakatan pada sosialisasi ini adalah bahwa desa yang belum masuk dalam lingkar tambang PT ASA dapat diakomodir, sehingga secara keseluruhan wilayah Kecamatan Kotabunan masuk dalam lingkar tambang PT ASA, dan ini segera diakomodir oleh perusahaan,” tegas mereka.
Sosialisasi ini berjalan lancar dan tanggapan positif dengan harapan Pemdes dan Masyarakat Buyat bersatu agar semua masukan dapat diakomodir dalam tahap konsultasi publik yang dijadwalkan pada 30 Agustus mendatang.

“Konsultasi publik yang direncanakan pada akhir Agustus nanti diharapkan menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antara PT ASA dengan masyarakat setempat, sehingga kegiatan tambang berjalan seiring dengan kepentingan dan kesejahteraan warga Kecamatan Kotabunan,” harap peserta sosialisasi.
Diakhir sosialisasi ini, Pemerintah dan Masyarakat Desa Buyat Bersatu menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bolaang Mongondow Timur dan Manajemen PT ASA yang telah memasukkan wilayah mereka ke dalam lingkar tambang.
“Kami dari Pemdes dan Masyarakat Buyat bersatu menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Manajemen PT ASA yang telah mengakomodir wilayah Buyat bersatu masuk dalam lingkar tambang PT ASA,” ucap mereka bangga.
Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk KTT, Yusransyah, perwakilan Departemen Eksternal PT ASA Regi Pontoh bersama Harry A.G Widyantoro dari Staf Khusus Bupati Bidang Investasi, Samsudin Dama, Camat Kotabunan, Idrus Paputungan, Ketua Amanbom Dedi Ginoga, serta dari Kepala Desa Buyat bersatu, BPD, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda.
(Bry)













