BoltimPolitik

Tak Mau Hianati Orang Ia Banggakan, Oma Ros Harga Mati Amalia

155
×

Tak Mau Hianati Orang Ia Banggakan, Oma Ros Harga Mati Amalia

Sebarkan artikel ini
Tak Mau Hianati Orang Ia Banggakan, Oma Ros Harga Mati Amalia
Rosalina Kembau atau Oma Ros saat menceritakan tentang kebaikan Amalia Landjar.

DivaNews.co – “Ada Ubi Ada Talas, Ada Budi Ada Balas.” Seperti itulah kata kerap dikalimatkan oleh Ibu Rosalina Kembau, wanita yang berusia 78 tahun asal Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Ia mengaku tak akan berpindah ke lain hati dalam menentukan arah dukungannya di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Boltim begitu pula di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Plgub) Sulut Tahun 2020 ini.

Ditegaskan, pada Pilbup Boltim tanggal 9 Desember nanti, ia tetap pada pendiriannya.

“Biar dong mo buju deng apa, tetap kita pe pilihan cuma pa Amalia,” tutur  Rosalina. “Biar mereka bujuk dengan apa tetap pilihan saya hanya Amalia,”

Ketika hati bertutur, logika pun tidak mampu berkata. Sering terbersit di benak Rosalina, jika dirinya memilih calon Bupati lain, ia merasa telah mengkhianati orang yang paling ia banggakan.

“Kita nimau mo ba hianat, karena apa? Karena orang yang kita sayang dan banggakan ada ba calon. Makanya kita tetap iko kita pe hati. Kita tetap mo pilih pa Amalia,” ungkap Rosalina. “Saya tidak mau. Karena apa? Karena orang yang saya sayang dan banggakan ada mencalonkan. Makanya tetap ikut kata hati saya. Saya tetap pilih Amalia,”

Baca Juga :  Calon Petahana Bupati Boltim SSM Silaturahmi dengan Keluarga Landjar Dunggio, Sinyal Kuat

Panas matahari di Kotabunan Selatan begitu menyengat. Terlihat banyak orang yang memanfaatkan pohon-pohon rindang di depan jalan untuk berlindung dari teriknya mentari. Di sekeliling terdengar suara-suara kecil dari warga yang lagi menikmati es cendol. Rosalina dengan penampilan seadanya terus menceritakan tentang kebaikan Amalia.

“Pernah di suatu hari Amalia datang ka rumah pa kita. Sedikit berbincang kemudian Ama pamit pulang. Ia kemudian memberikan sejumlah uang tapi saya tidak minta,” kata Rosalina. “Pernah di suatu hari Amalia datang ka rumah saya. Sedikit berbincang kemudian Ama pamit pulang. Ia kemudian memberikan sejumlah uang tapi saya tidak minta,”

Rosalina mengaku ia bukan tertarik dengan apa yang Amalia berikan, tapi kehadiran Amalia di rumahnya, adalah kebanggaan tersendiri bagi perempuan lanjut usia ini.

Baca Juga :  Open House Terbatas, Ini Harapan Bupati Boltim di Tengah Pandemi Corona

“Amalia seperti Bapaknya Sehan Landjar. Tidak pilih-pilih orang. Ia suka membantu masyarakat. Apalagi kami dari masyarakat biasa. Ia sangat suka membantu,” tutur wanita yang akrab disapa Oma Ros ini.

Banyak yang datang menemui Oma Ros di rumahnya pada momen pilkada ini. Dan ia kenal siapa yang menemuinya itu. Mulai dari teman, bahkan ada juga  saudara. Nada-nada bujukan sering didendangkan untuk merebut hati Oma Ros, tapi ia tak mudah dirayu. Pilihannya hanya satu dan tetap nomor satu yaitu Amalia Ramadhan Landjar.

“Biar teman atau sudara yang mo datang pa kita kong mo suruh ba pilih calon lain, kita nimau. Kita tetap mo pilih pa Ama. Baru-baru ada yang datang pa kita mo minta kita pe KTP. Kita nimau kase kita pe KTP, karna kita cuma mo pilih pa Ama, biar dorang mo kurang hati,” ujar Oma Ros dengan logat kental Manado. “Walaupun teman atau sudara yang datang dan minta saya memilih calon lain, saya tidak mau. Saya tetap pilih Ama. Bahkan baru-baru ada yang datang meminta KTP saya. Saya tidak berikan karena pilihan saya Ama, biar mereka kurang hati,”

Baca Juga :  Pemkab Boltim Salur Bahan Pangan Tahap Dua Kepada Masyarakat Berakhir Sukses

Ada nada harap mengalun. Mudah-mudahan usai pesta demokrasi 9 Desember 2020 nanti, semua  warga Boltim tetap bersaudara, tetap memelihara kekeluargaan, dan tetap menjalin silaturahmi seperti sedia kala.

Sekedar informasi pada Pilbup Boltim Tahun 2020, Amalia Ramadhan Landjar berpasangan dengan Uyun Kanaefi Pangalima atau dikenal AMA-UKP. (*)