Tegakkan Perda, Satpol-PP Mulai Tertibkan Bangunan di Bahu Jalan Ibu Kota Boltim

Tegakkan Perda, Satpol-PP Mulai Tertibkan Bangunan di Bahu Jalan Ibu Kota Boltim
tampak satpol-pp melakukan pembongkaran bangunan yang ada di atas trotoar ibu kota boltim.

BOLTIM, DivaNews.co – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan penertiban kantin atau warung yang dibangun diatas trotoar atau bahu jalan, dimulai dari jalur dua menuju kantor Polres dan Kantor Bupati. Senin, (11/7/2022) kemarin.

Kepala Dinas Satpol-PP melalui Kepala Bidang (Kabid) Trantibum (Ketentraman dan Ketertiban Umum) Samuel Pasang, kepada media ini mengatakan. Penertiban yang kami lakukan demi terciptanya ketertiban, bersih dan indah terutama di wilayah ibu kota. Kemudian Secara aturan mendirikan bangunan di atas trotoar dan bahu jalan tidak bisa, apalagi berada wilayah jalur hijau.

Bacaan Lainnya

“Penertiban ini adalah upaya penegakkan Perda (Peraturan Daerah) tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan wilayah Ibu Kota, apalagi di lokasi lokasi jalur hijau seperti ini,” terang Samuel.

Baca Juga :   Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR, Diantaranya di Ibu Kota Boltim Tahap Pekerjaan

Namun sebelum melakukan penertiban, Kabid Trantibum menjelaskan. Telah didahuli dengan sosialiasi yang humanis memberikan pemahaman kepada warga yang menempati bahu jalan dan trotoar, setelah itu kami tindak lanjuti dengan surat pemberitahuan pertama, kedua dan ketiga.

“Surat peringatan ini setiap tujuh hari kami turunkan, selama tiga kali. Sehinggah, kami berharap ketika sudah menerima surat untuk segera masing-masing dari pemilik ini membongkar bangunannya. Kalau tidak, maka Satpol-PP akan ambil tindakan pembongkaran kemudian bukti material bangunan dibawa ke kantor,” tegas Samuel.

Dikatakannya, dari semua pedagang yang diturunkan surat peringatan pertama. Ada salah satu pemilik bangunan yakni Donal Paputungan dinilai Kooperatif. Pasalnya, yang bersangkutan langsung ke kantor Satpol-PP dan menyadari bahwa tindakannya sudah menyalahi aturan, membangun di bahu jalan dan trotoar itu salah

Baca Juga :   Nomot Urut 1, Paslon AMA-UKP Disambut Meriah Simpatisan

“Karena yang bersangkutan sangat kooperatif, namun beliau minta tolong sama kami di Pol-PP maka kami bantu bongkar sekaligus material termasuk isi rumah makan kami antar kepada yang bersangkutan,” ujar Samuel Pasang.

Samuel menyampaikan. Lokasi penertiban ada di beberapa titik, yakni. jalur dua menuju kantor Polres dan Kantor Bupati, jalur dua menuju arah Puskesmas Tutuyan, jalur menuju Rusunawa dan Kantor Dinas PUPR dan di jalan trans kompleks Pertamina.

“Kami sudah menunrunkan surat kepada mereka, sehingga kami berharap sebelum ada tindakan dari Pol-PP, sebaiknya kepada semua pemilik bangunan tersebut segera membongkarnya,” harapnya.

Ditegaskannya lagi. Dari sekian bangunan ada yang sudah tiga kali diberikan peringatan  namun hingga saat ini belum juga di bongkar oleh pemiliknya. Dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) sudah kami jalankan dengan bagus sebagaimana aturan yang berlaku, maka sekarang sudah layak untuk kami bongkar paksa.

Baca Juga :   Pemerintah Boltim Bantu Warga Terdampak Abrasi Pantai Di Minsel

“Kami melaksanakan tindakan sesuai SOP. Kalau tidak ada niat baik dari pemilik pemilik bangunan, Pop-PP akan lakukan tindakan pembongkaran,” tegasnya.

Setiap sosialisasi, Kabid ini menyampaikan dengan penuh humanis. bahwa, Pemerintah tidak melarang warga untuk berjualan apalagi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. selain itu juga ibu kota ini akan terlihat ramai. Akan tetapi, ada aturanya.

“Karena setiap daerah sudah di atur dengan bingkai aturan bahwa tidak boleh berjualan di trotoar atau bahu jalan sebab itu sangat mengganggu arus lalu lintas, sehinggah saya sampaikan. Kalau mundur lagi kebelakang atau berada disebelah saluran silahkan berjualan, tapi jangan lupa juga bahwa setiap mendirikan bangunan atau tempat usaha harus ada izin,” jelasnya.

(redaksi)

Pos terkait