Advetorial

Usulan Bupati SSM di Dua Balai Kementerian PUPR Membuahkan Hasil, Tahun Ini Dikerjakan

219
×

Usulan Bupati SSM di Dua Balai Kementerian PUPR Membuahkan Hasil, Tahun Ini Dikerjakan

Sebarkan artikel ini

BOLTIM, DivaNews.co – Memajukan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi keseriusan Bupati Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si.

Kandidat Doktor ini kembali menemui Dua Balai Satker sekaligus di bawah Dirjen SDA dan Dirjen Bina Marga yakni Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan langsung mempresentasikan usulan usulan pada Rabu, (27/3/2024).

Berbagai terobosan dilakukannya untuk masyarakat di daerah timur totabuan bolaang mongondow timur. Hal ini guna merampungkan program kegiatan dalam hal infrastruktur yang menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat.

Dari berbagai usulan dipresentasikan beberapa diantaranya segera dilaksanakan. Pun usulan sebelumnya dari Bupati, akan dikerjakan pada awal Mei 2024 dengan kucuran anggaran puluhan miliar rupiah, seperti usulan di BPJN.

Kemudian untuk usulan di Balai Sungai, Bupati pilihan rakyat Boltim ini menyampaikan beberapa usulan pembangunan maupun rehabilitasi infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, yakni pemecah ombak di Matabulu dan Jiko Molobog Kecamatan Motongkat dan Tutuyan Kecamatan Tutuyan serta tanggul penahan abrasi pantai di Bulawan Satu Kecamatan Kotabunan, tanggul tebing abrasi air sungai di Kotabunan-Bulawan, Motongkad, Molobong serta rehabilitasi irigasi-irigasi yang ada di Boltim.

Baca Juga :  Patut Diapresiasi, Setwan DPRD Boltim Dapat Kunjungan Istimewa Dari Sekwan Sulut

“Apa yang kami usulkan ini adalah keluhan dari masyarakat Boltim. Mudah-mudahan bisa segera diatasi agar tidak ada lagi kendala di tengah masyarakat yang sering terdampak oleh abrasi dan banjir,” ujar Bupati SSM.

Alhasil upaya Bupati Boltim mendapat perhatian baik dari Kepala Balai WS Sulawesi, Ir. Sugeng Haryanto, M.Si, MT, Dirinya

mengatakan, apa yang dipresentasikan oleh Bupati Boltim sangat baik karena sudah sekalian dengan desain gambar.

“Usulan yang tadi disampaikan sudah ada desain dari PU (dinas), berarti lebih baik dan akan lebih cepat (dikerjakan) dibandingkan yang belum. Kami minta dokumen-dokumen desainnya, nanti kami akan kaji dan masukan dan rencana strategi yang kebetulan sedang disusun. Kalau bisa dibantu juga untuk soal sosialnya, (sosialisasi) lokasi pemukiman dan sekitar,” ujar Kepala BWS, Sugeng Haryanto. Sembari menyampaikan, dalam waktu dekat pihak BWS akan meninjau lokasi yang diusulkan.

Setelah presentasi dengan BWS, kemudian SSM melanjutkan prensentasi usulan di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR.

Bupati SSM menyampaikan usulan pembangunan jalan Motongkad ke lokasi transmigrasi dan peningkatan jalan Nasional Sinisir ke batas Kotamobagu yang tahun ini sudah dilakukan pelebaran akan tetapi masih ada yang belum dilebarkan sehingga bisa dirampungkan jalan yang melewati ruas jalan di tiga kecamatan Mooat-Modayag-Modayag Barat tersebut.

Baca Juga :  Bupati Sehan Launching Pencanangan KTN Desa Liberia Timur

“Kami berharap usulannya bisa dikerjakan, karena usulan ini untuk masyarakat Boltim. Kami juga telah menganggarkan biaya utitas untuk mendukung pelebaran dan pembangunan jalan, termasuk dengan sarana milik PLN,” jelas SSM kepada Kepala BPJN Kemen PUPR.

Oleh Kepala Balai PJN, Hendro Satrio Mohammad Kamaludin (M.K), ST, MT. menyampaikan, bahwa Boltim akan mendapat proyeksi pekerjaan yang telah diusulkan oleh Bupati beberapa waktu lalu, yakni Peningkatan ruas jalan Matabulu-Jiko Belanga 10,3 KM, Pelebaran 2 jembatan serta pemeliharaan sekaligus pelebaran jalan diantara ruas jalan Buyat-Molobog yang akan dikerjakan tahun 2024. Ada juga 7 jembatan pada tahun 2025, dan sisanya 3 jembatan masih menuggu pengurusan lahan disekitar.

“Boltim akan kebagian proyeksi pembangunan dari usulan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Ada peningkatan jalan Matabulu-Jiko Belanga sebesar 40 Miliar Rupiah dan pelebaran 2 jembatan dikerjakan tahun 2024 dengan anggaran 8,3 miliar dan pemeliharaan sekaligus peningkatan jalan sepangjang Buyat-Molobong yang ke standar lebar 14 meter. Ruas jalan Jiko Belanga bulan Mei akan dimulai pekerjaannya, begitu juga dengan pelebaran Jembatan Tombolikat dan Kayumoyondi akan dimulai bulan mei juga. Nantinya akan menyusul sebanyak 7 jembatan di Boltim. Ada juga 3 jembatan yang telah dicek namun ada kendala soal lahan disekitar, yakni jembatan Bulawan, jembatan 1 Kotabunan dan jembatan 2 Kotabunan,” ujar Hendro kepada SSM.

Baca Juga :  Dinas PPPA Boltim Tuntas Tangani Delapan Kasus Bulan Januari Awal Tahun 2024

Atas disetujuinya usulan lalu, Pemerintah Boltim mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran BPJN Kementerian PUPR.

“Terima kasih usulan yang lalu telah disetujui dan akan segera dilaksanakan. Mengenai pelebaran tiga jembatan yang masih terkendala lahan, kami akan langsung lakukan rapat untuk menyelesaikan sehingga pelebaran bisa bersama-sama dilaksanakan dengan pelebaran 7 jembatan yang lain,” pungkas SSM.

Dalam Presentasi, Bupati turut didampingi Kadis PU merangkap Asisten II Boltim Harris Pratama Sumantha, ST, MT dan Tenaga Ahli Bupati , Fiko Onga, S.IP, M.Si.

Dalam waktu dekat, direncanakan SSM kembali akan menyampaikan presentasi usulan program prioritas juga di Kementerian PUPR

(Advetorial)