BoltimPemerintahan

DPRD Boltim Bahas Rancangan Awal RPJMD 2025–2029 di Ruang Paripurna, Tokoh Masyarakat Hadir

1077
×

DPRD Boltim Bahas Rancangan Awal RPJMD 2025–2029 di Ruang Paripurna, Tokoh Masyarakat Hadir

Sebarkan artikel ini
RPJMD 2025-2029

BOLTIM, DivaNews.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar rapat pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Rapat tersebut berlangsung pada Senin (21/4/2025) di ruang paripurna DPRD dan menjadi langkah awal penyusunan dokumen strategis pembangunan lima tahunan daerah.

Pantauan wartawan DivaNews.co, rapat dipimpin langsung oleh unsur pimpinan DPRD, yakni Ketua DPRD Samsudin Dama, Wakil Ketua Meddy Lensun, Wakil Ketua Kevin Sumendap dan anggota DPRD lainnya turut hadir mengikuti pembahasan. Sementara dari unsur eksekutif, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Boltim, James H.D Kinontoa, hadir bersama tim bidang bidang.

Selain itu, rapat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukri Tawil serta sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Hendra Damopolii dan Slamet Umbola. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi indikator awal bahwa proses penyusunan RPJMD diarahkan untuk bersifat inklusif dan partisipatif.

Baca Juga :  Bersama Pemkab Boltim, PT. Pos Indonesia Cabang Kotamobagu Salurkan BST

RPJMD 2025-2029

Pembahasan rancangan awal RPJMD menjadi tahap krusial dalam menyusun arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Dokumen ini nantinya akan menjadi pedoman utama pemerintah daerah dalam merancang program-program strategis yang sejalan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih yakni Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Sumaiku.

Ketua DPRD Boltim dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan dokumen RPJMD yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memberikan masukan konstruktif, demi penyusunan RPJMD yang realistis, terukur, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Boltim ke depan.

Kepala Bappeda, James H.D Kinontoa, memaparkan garis besar struktur rancangan awal RPJMD yang mencakup evaluasi capaian pembangunan sebelumnya, analisis isu strategis daerah, serta arah kebijakan dan sasaran pembangunan hingga tahun 2029. Ia juga menjelaskan pentingnya sinkronisasi antara dokumen RPJMD dengan rencana pembangunan nasional maupun provinsi, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan program.

Baca Juga :  Gumalangit Kembali Ikut Kompetisi Pilkada Boltim 2020

RPJMD 2025-2029

Dalam forum tersebut, beberapa anggota DPRD memberikan masukan terkait prioritas pembangunan yang perlu menjadi perhatian. Di antaranya, peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan sektor pertanian dan pariwisata sebagai potensi unggulan daerah.

Kehadiran tokoh masyarakat dalam forum pembahasan ini menjadi simbol bahwa DPRD Boltim membuka ruang dialog luas dalam proses perencanaan pembangunan. Hal ini sejalan dengan prinsip good governance yang menekankan transparansi dan akuntabilitas.

Rapat ditutup dengan penegasan bahwa dokumen rancangan awal RPJMD akan terus disempurnakan berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas, sebelum ditetapkan menjadi dokumen resmi pembangunan daerah.

Dengan dimulainya proses pembahasan ini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menunjukkan komitmennya untuk menata arah pembangunan secara terstruktur dan terukur. Perencanaan yang matang di awal menjadi bekal penting agar pelaksanaan program pembangunan di masa mendatang dapat berjalan efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

(man)
Baca Juga :  DPRD Boltim Tetapkan Perda 2020 Lewat Paripurna