BOLTIM, KabarTotabuan.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar, SH memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten bertempat di ruang rapat lantai kantor bupati, Rabu (18/03/2020).
Musrenbang adalah satu kegiatan yang penting bukan hanya seremoni semata. Karena salah satu kegagalan dalam pelaksanaan pembangunan adalah perencanaan yang tidak matang asal jadi tidak sesuai dengan visi dan misi pimpinan sehingga dalam pelaporan banyak ketidak sinkronan antara RPJMD, Renstra, Renja sampai pada pelaporan SAKIP.
Dalam merencanakan program harus sesuai dengan skala prioritas jangan asal jadi atau sekedar mengugurkan tanggung jawab, menghabiskan anggaran yang outcame, impact dan bennefit nya tidak ada kaitan dengan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, pembukaan lapangan kerja, pengendalian inflasi dan azas manfaat yang lain.
Salah satu point penilaian BPK dan Pemerintah pusat dalan penggunaan anggaran pemerintah, kata Bupati, adalah efektifitas dan efisiensi pengelolaan anggaran harus berdampak pada kepentingan publik.













