Berita TerkiniBoltimPendidikan

Plh Kepala SDN 1 Bulawan Hapus Dana Komite Wali Murid Apresiasi Langkah Bijak, Fitriyanti Mokodompit Kepsek Baru yang Tegas dan Peduli

975
×

Plh Kepala SDN 1 Bulawan Hapus Dana Komite Wali Murid Apresiasi Langkah Bijak, Fitriyanti Mokodompit Kepsek Baru yang Tegas dan Peduli

Sebarkan artikel ini
Fitriyanti Mokodompit

BOLTIM, DivaNews.co – Di tengah sulitnya ekonomi dan masih banyaknya kebutuhan orang tua terkait kebutuhan di sekolah juga kebutuhan hidup sehari-hari, sosok Fitriyanti Mokodompit muncul membawa semangat baru. Kepala Sekolah Pelaksana Harian (Plh) SD Negeri 1 Bulawan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ini mengambil langkah tegas dengan meniadakan dana komite bagi seluruh siswa.

Langkah ini disampaikan Fitriyanti dalam pertemuan perdana bersama orang tua murid, Kamis (23/10/2025) siang, di sekolah yang dihadiri Dewan Guru, serta ratusan wali murid.

Keputusan tersebut sontak mendapat sambutan hangat. Sejumlah orang tua siswa bahkan memberikan tepuk tangan spontan setelah pengumuman itu disampaikan. Bagi mereka, kebijakan ini menjadi angin segar di tengah beban ekonomi yang masih menghimpit.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah. Keputusan ini sangat membantu kami, apalagi di kondisi ekonomi sekarang,” ujar salah satu wali murid yang enggan namanya di sebutkan.

Baca Juga :  Pjs Bupati Boltim Sampaikan Tiga Arahan Penting dalam Apel Kerja

Langkah Awal yang Berani

Sebagai pejabat baru, Fitriyanti menunjukkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis. Ia memahami bahwa kebijakan pendidikan harus berpihak kepada peserta didik dan keluarga mereka.

Dalam sambutannya, Fitriyanti menegaskan bahwa kebijakan meniadakan dana komite bukan berarti sekolah berhenti berinovasi. Sebaliknya, langkah itu menjadi bentuk komitmen untuk mengelola sekolah secara transparan dan mencari solusi kreatif tanpa membebani orang tua.

fitriyanti mokodompit

“Kami ingin agar anak-anak datang ke sekolah dengan hati senang, bukan dengan beban pikiran orang tua yang khawatir soal iuran. Fokus utama kami adalah menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman,” ujar Fitriyanti Mokodompit kepada wartawan usai pertemuan.

Menurutnya, sekolah akan berupaya melakukan berbagai kegiatan positif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua agar semangat belajar anak-anak tetap terjaga.

Baca Juga :  Ny. Seska Ervina Budiman Mengukuhkan Pengurus Dekranasda Periode 2021 – 2024

Kebijakan Fitriyanti juga mendapat dukungan dari beberapa tokoh pemerhati pendidikan di wilayah itu dengan menyampaikan apresiasi terhadap langkah Plh Kepala Sekolah yang dianggap berani dan berpihak pada rakyat kecil’

“Apa yang dilakukan Ibu Fitriyanti ini sangat patut diteladani. Sekolah adalah tempat mencerdaskan anak bangsa, bukan menambah beban masyarakat,” ujarnya.

ia menambahkan, kebijakan semacam ini bisa menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain di wilayah Boltim. Ia menilai, keputusan yang diambil dengan hati nurani justru akan membawa dampak sosial yang positif.

Di bawah kepemimpinan Fitriyanti, SD Negeri 1 Bulawan mulai berbenah. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan guru, kebersihan lingkungan sekolah, serta perhatian terhadap karakter siswa.

Baca Juga :  Enam ASN Bolmong Pindah ke Boltim, Ternyata Ini Alasannya

Menatap Masa Depan Pendidikan di SDN I Bulawan

Keputusan meniadakan dana komite di SDN 1 Bulawan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Bolaang Mongondow Timur. Di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan pendidikan di daerah, langkah-langkah berani seperti ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berpihak pada murid.

Fitriyanti menutup sambutannya dengan pesan sederhana namun penuh makna:

“Tugas kami bukan hanya mengajar, tapi memastikan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa rasa takut atau terbebani.” tegasnya.

Sebagai pengingat bagi para wali murid yang hadir, kalimat itu menjadi simbol harapan baru. Bahwa pendidikan dasar yang jujur, bersih, dan berpihak pada siswa bukan sekadar mimpi, tetapi sedang dijalankan di SD Negeri 1 Bulawan, di tangan seorang kepala sekolah muda bernama Fitriyanti Mokodompit.

(bry)