HukrimPeristiwa

Polri Gencarkan Program Ketahanan Pangan di Maluku

309
×

Polri Gencarkan Program Ketahanan Pangan di Maluku

Sebarkan artikel ini
Polri Gencarkan Program Ketahanan Pangan di Maluku

Ambon, DivaNews.co – Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri menggelar rapat monitoring dan evaluasi terkait program ketahanan pangan dan pengendalian senjata api bersama jajaran Polda Maluku, Senin (13/1/2025).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku ini dipimpin oleh Irwasda Maluku, Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol, S.I.K., M.H.

Dalam rapat tersebut, Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol menegaskan pentingnya keberhasilan program-program strategis yang menjadi tanggung jawab Polri, khususnya di tingkat Polres dan Polsek.

Salah satu program prioritas yang menjadi sorotan adalah kerja sama antara Polri dan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Polri dan Kementan berkolaborasi untuk melaksanakan program ketahanan pangan. Salah satu program utamanya adalah penanaman jagung serentak di atas lahan seluas satu juta hektare,” ujar Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol.

Ia menjelaskan bahwa Polri berperan sebagai penggerak utama dalam mengoordinasikan pelaksanaan program ini, termasuk memonitor kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional, Ini Pesan Ketua PWI Boltim Edmon Mamonto

Hal ini dilakukan sesuai target yang ditetapkan oleh Kementan, yang juga melibatkan dinas-dinas pertanian di tingkat provinsi.

“Kami bertugas memastikan program ini berjalan sesuai target. Kendala yang ada harus segera diatasi melalui koordinasi yang intensif dengan para pemangku kepentingan terkait,” tambahnya.

Kriteria Lahan Penanaman

Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol menjelaskan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan program penanaman jagung.

Di antaranya, tidak diperbolehkan menggunakan tanah milik Perhutani, lahan yang sudah digunakan untuk penanaman jagung sebelumnya, serta lahan yang telah disiapkan untuk penanaman padi unggul.

Program ini, lanjut Hutagaol, merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Maluku yang memiliki potensi pertanian besar.

Pengendalian Senjata Api

Dalam kesempatan yang sama, Irwasda Maluku juga menyinggung pengendalian senjata api di lingkungan Polda Maluku. Ia mengungkapkan bahwa saat ini seluruh senjata api, termasuk yang digunakan oleh personel Polda Maluku, diperintahkan untuk disimpan di gudang logistik.

Baca Juga :  MK Registrasi 309 Perkara Sengketa Pilkada 2024, 237 Lainnya PHP Bupati dan Wakil Bupati

“Hari ini kami akan melakukan pengecekan langsung ke gudang logistik dan gudang Satuan Brimob Polda Maluku untuk memastikan senjata api tersimpan dengan baik sesuai prosedur,” jelas Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol.

Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari arahan Kapolda Maluku yang menaruh perhatian serius terhadap pengendalian senjata api dan pelaksanaan program ketahanan pangan.

Kapolda juga disebut terus memonitor perkembangan kedua program tersebut secara intensif.

Dukungan pada Ketahanan Pangan di Maluku

Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H., memaparkan progres program penanaman jagung serentak di Maluku.

Salah satu kegiatan utama dilakukan di lahan kelompok tani Dusun Talaga Kodok, Negeri Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Baca Juga :  Aspri Pjs Bupati Boltim Positif Corona Adalah Hoax

“Kegiatan penanaman jagung ini melibatkan Forkopimda Maluku, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Maluku sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat,” ujar Kombes Pol. Agus Nugroho.

Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Polri akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan keberhasilan program.

Komitmen Polri pada Ketahanan Nasional

Rapat monitoring dan evaluasi ini mencerminkan komitmen Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memastikan pengelolaan senjata api yang aman.

Dengan berbagai program strategis ini, Polri berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat stabilitas nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku.