Hukrim

Prasongko: Kesadaran Masyarakat Berlalulintas Masih Rendah

88
×

Prasongko: Kesadaran Masyarakat Berlalulintas Masih Rendah

Sebarkan artikel ini

KOTABUNAN, TotabuanExpress.co.id — Kesadaran masyarakat dalam memahami berlalulintas masih rendah.Tingginya kecelakaan berlalulintas yang mengakibatkan kehilangan nyawa masih ditemui di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Demikian dikatakan Kapolsek Urban Kotabunan, Komisaris Polisi (Kompol) Didi Prasongko Kamis (17/10) melalui aplikasi WhatsAp.

“Sebagian masyarakat masih kurang memahami pentingnya keselamatan berlalulintas, ini terbukti masih ditemuinya beberapa masyarakat yang masih tidak memakai Helm saat berkendara sepeda motor dijalan raya,” ungkapnya.

“Dari jumlah kematian akibat kecelakaan yang terjadi selama ini bagian terbesar dikarenakan luka di kepala. Luka tersebut dikarenakan pengendara tidak menggunakan helm. Dan juga pengendara roda dua dalam keadaan mabuk,” sambung Prasongko.

Menurut perwira satu melati ini, sangat penting pengendara roda dua menggunakan helm, supaya kepala dapat dilindungi.

Baca Juga :  Polres Boltim Terima Kunjungan Tim Supervisi Direktorat Intelkam Polda Sulut

“Selain itu, kelengkapan surat surat kendaraan. Pengendara dan penumpang diwajibkan memakai helm berstandar nasional,” tuturnya.

Dijelaskannya, di wilayah Kotabunan penyebab kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan kematian dikarenakan tidak menggunakan helm dan dalam keadaan mabuk.
Sehingga dia berharap pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat selalu melengkapi  surat surat kendaraan. Lampu kendaraan, Spion dan Reting (Lampu sein).

“Ada tiga faktor penyebab kecelakaan lalulintas.Pertama, karena faktor manusia. Kedua, faktor Kendaraan dan Ketiga faktor Alam atau Lingkungan,” jelasnya.

“Kami berharap, orang tua tidak memberikan kendaraan bermotor bagi anak dibawah umur yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi atau SIM. Itu semua untuk keselamatan diri sendiri,” pintah Prasongko.
(rey)

Baca Juga :  Operasi, Satlantas Polres Boltim Tindak Pengendara Tak Patuh