Bupati SSM Tak Tanggung Tanggung Perjuangkan Putra Putri Boltim Jadi P3K

BOLTIM, DivaNews.co – Kepiawaian Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto (SSM) memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) di Timur Totabuan tak tanggung-tanggung.

Bupati pilihan rakyat Boltim ini akan memperjuangkan putra putri daerah yang memiliki potensial untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Bacaan Lainnya

Penyampaian Bupati bahwa Daerah Bolaang Mongondow Timur, salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang mendapatkan kuota P3K yang terbanyak dibanding dengan daerah lain.

Bahwa pekan kemarin Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim telah menerima surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia (RI) yang menyetujui penambahan kuota P3K sebanyak 691 orang.

Baca Juga :   BSG Tutuyan Peduli Banjir, Berbagi Dengan Warga Motongkat Utara

“Beberapa bulan lalu kami sudah mengontrak sekitar 60 lebih tenaga P3K dan pekan kemarin kami mendapatkan surat dari KemenPAN yang menyetujui penambahan kouta P3K sebanyak hampir 700 orang. Ini sangat baik untuk anak-anak kita yang sedang bekerja sebagai THL (Tenaga Harian Lepas). Ini jumlah yang sangat banyak bahkan di daerah-daerah lain itu jumlahnya sedikit. Tapi kita di Boltim diberikan jumlah yang lebih besar,” beber Bupati Sachrul pada rapat Paripurna penyampaian Ranperda tentang Perubahan APBD tahun 2022 dan Pengelolaan Keuangan Daerah di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Senin. (26/9/2022) awal pekan kemarin.

Ia juga menjelaskan, terkait pendanaan tenaga P3K, dianggarkan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran DIPA yang pelaksanaannya disusun oleh Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merujuk pada pejabat pemegang kewenangan dalam hal ini KepenPAN-RB.

Baca Juga :   Pjs. Bupati Boltim Tunjuk Haris Sumanta Plt Kadis PU, Mokodompis Kadis Pertanian

“Pendanaan masuk dalam DIPA. Jadi tidak membebani APBD Daerah, maka patut disyukuri karena pastinya yang akan diakomodir adalah anak-anak kita, putra-putri Boltim yang sudah bekerja,” jelasnya.

Adapun pembagian kuota tersebut, jelas Sachrul, terbagi atas tiga bidang antara lain, tenaga guru sebanyak 353 orang, tenaga kesehatan sebanyak 289 orang dan tenaga teknis yang terbagi atas beberapa bagian termasuk tenaga penyuluh dan lain-lain sebanyak 49 orang.

Dirinya berharap, seiring adanya ketambahan tenaga P3K ini, beban pengangguran di Boltim akan ikut berkurang. Hal ini sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati tentang upaya mengurangi angka pengangguran di Daerah.

Turut diterangkannya pula, Pemerintah pusat juga mengapresiasi Kabupaten Boltim yang bisa memberikan kontrak terhadap tenaga P3K selama 5 tahun, sementara daerah lain hanya bisa sampai 1 tahun.

Baca Juga :   Bupati Boltim Lantik Dewi Matoha

“Tentu, ini melalui kebijakan kita bersama Pemda tak terlepas dari peran dan senergitas teman-teman legislatif serta pihak-pihak lainnya, sehingga kita bisa melakukan kontrak panjang selama 5 tahun. Ini adalah kabar baik bagi kita semua. Selanjutnya tinggal mempersiapkan berkasnya,” terangnya.

SSM menambahkan apa yang dikatakan pihak Kemen-PAN, bahwa ada kemungkinan tenaga yang sudah direkrut menjadi P3K bisa dialihkan statusnya menjadi ASN.

(redaksi)

Pos terkait